Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 02 Maret 2026

Ketua IWO Kecam Pernyataan Lurah Hutanabolon Sebut Wartawan Ganggu Posko

Rosianna Anugerah Hutabarat - Senin, 02 Maret 2026 15:36 WIB
135 view
Ketua IWO Kecam Pernyataan Lurah Hutanabolon Sebut Wartawan Ganggu Posko
Ist
Ketua IWO Sibolga Tapteng Benny Setiawan.

Tapteng (harianSIB.com)

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Sibolga-Tapteng Benny Setiawan mengecam keras pernyataan Lurah Hutanabolon Polma Pakpahan yang menyebutkan bahwa aktivitas peliputan di dapur umum Posko Pengungsi mengganggu.

"Jangan dulu kalian mengganggui kalian di situ (dapur umum posko), begitu ucapannya kepada Samsul Pasaribu wartawan Lima Kabar melalui ponsel istri Lurah Hutanabolon," kata Benny di Pandan, Senin (2/3/2026).

Dia merasa aneh, kedatangan wartawan seolah dianggap menjadi momok oleh istri Lurah maupun Lurah Polma, seperti ada hal yang yang dirahasiakan dari dapur umum tersebut.

"Jangan-jangan informasi dugaan penyelewengan bantuan pengungsi itu benar? sehingga reaksi berlebihan ditunjukkan oleh mereka (istri lurah dan orang yang berada di kemp dapur umum)," tanya Benny.

Baca Juga:
"Sampai merundung wartawan itu kan sangat keterlaluan, bahkan kehadiran Camat di sana pun kabarnya tak membuat istri Lurah segan dengan atasannya, justru kembali memperlihatkan aksi arogannya," lanjutnya.

Atas gelagat berlebihan yang dilakukan oleh istri Lurah Polma, kata Benny, sepatutnya Inspektorat Tapteng memanggil Lurah tersebut atas pelayanan tidak humanis dan memeriksa data logistik yang ada di dapur umum Hutanabolon.

Kejadian ini bermula saat Wartawan SIB bersama rekan sejawat lainnya yakni Wartawan RRI, Lima Kabar dan Neracanenews.com melakukan wawancara bersama Camat Tukka Yan Munzir Hutagalung di Posko Pengungsi SMAN 1 Tukka meminta konfirmasi pasca keributan yang terjadi di Posko Pengungsi Hutanabolon, beberapa hari yang lalu.

Usai diwawancarai awak media, Camat Tukka mengajak wartawan meliput kondisi terkini di Posko Pengungsi Hutanabolon.

Sesampainya disana, wartawan pun melakukan tupoksinya mengambil video dan foto di area lokasi. Namun, saat berada di tenda yang diyakini wartawan adalah dapur umum, beberapa wartawan ditegur dan diminta untuk tidak mengambil dokumentasi apapun disana.

Meskipun, Rosianna Hutabarat wartawan harian Sinar Indonesia Baru (SIB) telah menjelaskan bahwa kedatangan mereka bersama Camat Tukka dan telah mendapat izin untuk melakukan peliputan di lokasi pengungsian.

Salah satu perempuan yang awalnya mengaku Lurah tersebut tetap kekeh tidak mengizinkan pengambilan gambar atau video bahkan mengancam akan melaporkan wartawan karena telah melanggar privasi di dapur umum. (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Istri Lurah Hutananolon Larang dan Rundung Wartawan saat Lakukan Peliputan
DPRD SU Kecam Tindakan Penghalangan Tugas Wartawan di Posko Pengungsian Tapteng
Hari Pertama Bertugas, Kasi Intel Kejari Sergai Terima Kunjungan Forwaka
Pererat Kemitraan, Kapolres Tebingtinggi Silaturahmi dengan Wartawan
HPN ke-80, Forwaka : Independensi Tugas dan Momentum Penyelesaian Sengketa Pers Lewat DP
Sinergitas Wartawan dan Sat Lantas Tapteng Bagikan Masker ke Pengendara
komentar
beritaTerbaru