Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 03 Maret 2026

Stok Obat Aman, Puskesmas Raya Layani Lebih 2.000 Kunjungan per Bulan

Andomaraja Paga Sitio - Selasa, 03 Maret 2026 20:03 WIB
196 view
Stok Obat Aman, Puskesmas Raya Layani Lebih 2.000 Kunjungan per Bulan
Foto: harianSIB.com/Andomaraja Sitio
Kepala Puskesmas Raya, Jamil Damanik, saat ditemui di kantornya di Jalan Raya, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (3/3/2026).

Pematangsiantar(harianSIB.com)

Isu kekosongan obat yang sempat mencuat di salah satu rumah sakit di Kota Pematangsiantar disikapi dengan penelusuran ke sejumlah Puskesmas. Hasilnya, stok obat di layanan kesehatan tingkat pertama dipastikan masih aman.

Kepala Puskesmas Raya, Jamil Damanik, saat ditemui di kantornya di Jalan Raya, Kecamatan Siantar Barat, Selasa (3/3/2026), menegaskan hingga awal tahun 2026 ketersediaan obat di Puskesmas Raya tetap terkendali. "Stok berbagai jenis obat masih tersedia. Belum ada kendala," ujarnya.

Ia menjelaskan, jika sewaktu-waktu terjadi kekosongan, pihaknya dapat segera melakukan pengadaan melalui anggaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang memang dialokasikan untuk belanja obat. Dengan skema tersebut, potensi kekosongan berkepanjangan dapat diantisipasi.

Menurut Jamil, persoalan stok biasanya muncul pada awal atau akhir tahun anggaran. Kondisi itu umumnya dipengaruhi distribusi dari Pedagang Besar Farmasi (PBF) yang belum sepenuhnya normal, bukan karena kelalaian pemesanan dari fasilitas kesehatan.

Baca Juga:
"Awal tahun produksi dari PBF belum sepenuhnya masuk. Menjelang akhir tahun, stok distributor kadang menipis. Karena itu harus diantisipasi dengan pemesanan lebih awal," jelasnya.

Di sisi lain, kunjungan pasien di awal 2026 disebut tetap stabil. Penyakit yang paling banyak ditangani masih didominasi penyakit tidak menular seperti diabetes dan hipertensi, terutama pada kalangan lanjut usia.

Sebagai upaya pencegahan, Puskesmas Raya meluncurkan inovasi bertajuk Rinse Exist (Screening, Rokso, Cek Kesehatan Gratis) yang dijalankan melalui kegiatan Posyandu. Program ini mendorong masyarakat melakukan deteksi dini kondisi kesehatan.

Dalam sebulan, total kunjungan baik pasien sehat maupun sakit mencapai lebih dari 2.000 orang. Rata-rata kunjungan pasien sakit sekitar 1.400 orang per bulan, angka yang dinilai masih dalam batas normal.

Memasuki Ramadan, pihak Puskesmas mencatat peningkatan kasus ringan seperti flu dan gangguan kesehatan akibat perubahan pola makan dan cuaca. Namun, Jamil menegaskan belum ditemukan kasus virus berbahaya seperti Nipah yang sempat ramai diperbincangkan. "Pelayanan berjalan normal. Tidak ada kasus virus Nipah di sini," tegasnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kementan Jamin Pasokan Daging dan Telur Akhir Tahun Aman
Polsek Besitang Amankan 15 PSK dan Hidung Belang
Satpol PP Humbahas Amankan Seorang Remaja Diduga Pelaku Curanmor
DPRD Simalungun Minta Stok Sembako Jelang Natal dan Tahun Baru 2019 Aman
Honda Berbagi Inspirasi Berkendara Aman dan Menyenangkan di IMOS
Polres Dairi Amankan Oknum Polisi Pakpak Bharat
komentar
beritaTerbaru