Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Maret 2026

Ephorus HKBP Desak Pemerintah Pusat Perbaiki Jalan Rusak Parah di Nagasaribu Taput

Anwar Lubis - Selasa, 10 Maret 2026 17:05 WIB
232 view
Ephorus HKBP Desak Pemerintah Pusat Perbaiki Jalan Rusak Parah di Nagasaribu Taput
Foto Dok/hkbp or.id
Ephorus HKBP Viktor Tinambunan (kiri) dan Praeses Distrik II Silindung Donal Sianturi meninjau langsung kondisi jembatan rusak di kawasan Nagasaribu, Kabupaten Taput yang berada di area rawan longsor Minggu (8/3/2026).

Taput(harianSIB.com)

Di tengah sukacita perayaan Jubileum 125 Tahun HKBP Nagasaribu Resort Onanrunggu, Distrik II Silindung, sebuah seruan serius bergema dari mimbar ibadah, kondisi infrastruktur jalan dan jembatan di kawasan Nagasaribu sudah dalam tahap membahayakan warga.

Ephorus HKBP, Pdt Dr Victor Tinambunan MST, pada Minggu Okuli (8/3/2026) secara tegas mendorong Pemerintah Pusat untuk bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Taput) dalam menangani kerusakan infrastruktur yang sudah berlangsung lama di wilayah tersebut.

"Gereja terpanggil untuk hadir bersama masyarakat. Ketika akses jalan yang menjadi kebutuhan dasar masyarakat terhambat, gereja tidak dapat menutup mata. Perjuangan itu merupakan bagian dari pelayanan iman," tegas Ephorus Victor dalam khotbahnya sebagaimana dikutip dalam keterangan resmi HKBP, Selasa (10/3/2026).

Keprihatinan Ephorus juga kata Kepala Biro Teknologi, Informasi dan Komunikasi Pdt Reinhard P.P Lumbantobing STh saat dihubungi melalui selulernya, Selasa (10/3/2026) bukan sekadar ucapan.

Baca Juga:
Dalam rekaman video yang ditampilkan katanya, kondisi jembatan menuju kawasan Nagasaribu tampak memprihatinkan berada di area rawan longsor dengan tantangan mobilitas yang harus dihadapi warga setiap hari demi kelangsungan ekonomi mereka.

Ephorus menegaskan, perbaikan jalan ini membutuhkan tenaga, waktu dan sumber daya yang besar. Karena itu, dukungan penuh dari Pemerintah Pusat tidak bisa lagi ditunda.

Momentum perayaan jubileum ini juga mengingatkan kembali peristiwa 16 Februari 2025, ketika Ephorus bersama warga berjuang membuka akses jalan vital dan ladang yang sempat ditutup sepihak oleh portal PT Toba Pulp Lestari (TPL). Kini, masyarakat telah kembali bebas mengakses ladang yang menjadi sumber penghidupan mereka.

Terlepas dari isu infrastruktur, perayaan Jubileum 125 Tahun HKBP Nagasaribu berlangsung penuh khidmat dan sukacita. Mengusung tema, "Padiri Roha Dohot Hosa Mangalului Jahowa", perayaan diawali dengan prosesi penyambutan dan pengalungan bunga oleh anak-anak Sekolah Minggu.

Ephorus kemudian menandatangani prasasti Jubileum 125 Tahun sebagai tonggak bersejarah bagi jemaat yang beranggotakan 32 Kepala Keluarga (KK) ini. Ibadah dipimpin bersama Praeses HKBP Distrik II Silindung Pdt Donal Sianturi, dan Pendeta HKBP Resort Onanrunggu Pdt Obed Marbun.

Rangkaian acara semakin meriah dengan penampilan paduan suara, pembacaan sejarah gereja, tortor pamuhai yang dipimpin langsung oleh Ephorus, perjamuan makan bersama, hingga penyerahan cenderamata kepada para pelayan dan tokoh masyarakat.

Hadir Sekretaris Daerah (Sekda) Henry MM Sitompul menyampaikan apresiasi atas peran strategis HKBP Nagasaribu selama lebih dari satu abad.

Menurut Sekda Henry, HKBP Nagasaribu tidak hanya menjalankan fungsi keagamaan, tetapi juga menjadi mitra terdepan pemerintah dalam menjaga harmoni sosial dan memperjuangkan hak-hak dasar warganya.

"Meski secara geografis Nagasaribu terpencil, umat di sana tidak pernah terpencil dari hadirat dan pemeliharaan Tuhan," ujarnya (**)

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Warga Bangun Dolok Perbaiki Jalan Rusak Secara Swadaya
Ephorus HKBP Minta Jemaat Tidak Terpancing Emosi soal Konflik Israel-AS-Iran
Merdi Sihombing: Ulos Sakral Jangan Dipotong demi Fesyen
HKBP Sirantau Laksanakan Pemeriksaan Kesehatan Gratis bagi Jemaat
HKBP Hapus 85 Akun Palsu di Facebook dan Instagram, Lebih dari 100 Akun Resmi Dilegitimasi
Terkait Ratusan Siswa di Dairi Keracunan, Dinkes Sumut: Hasil Uji Lab Temukan Mikrobiologi pada Sampel MBG
komentar
beritaTerbaru