Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 10 Maret 2026

Dinilai Kriminalisasi Oknum Guru, Kelompok Mahasiswa Unjuk Rasa di YPQ Asahan

Regen Silaban - Selasa, 10 Maret 2026 18:19 WIB
165 view
Dinilai Kriminalisasi Oknum Guru, Kelompok Mahasiswa Unjuk Rasa di YPQ Asahan
Foto harianSIB.com/ Pahala
UNJUK RASA: Puluhan mahasiswa melakukan aksi unjuk rasa secara damai menyampaikan orasi di depan pesantren Yayasan Perguruan Quran (YPQ), Jalan Jahe Lingkungan IV Kelurahan Sentang Kecamatan Kisaran Timur Kabupaten Asahan, Selasa (10/3/2026).

Mahasiswa juga menyoroti proses perdamaian yang dikabarkan telah dilakukan antara pihak pesantren dan korban. Mahasiswa mempertanyakan, mengapa dalam proses perdamaian tersebut pihak Gilang justru tidak dilibatkan, padahal permasalahan awal terjadi antara korban dan Gilang.

"Keputusan untuk melakukan perdamaian tanpa melibatkan pihak yang bersangkutan, menimbulkan pertanyaan besar tentang transparansi dan kejujuran proses tersebut," ujar Arif lagi.

Lebih jauh lagi, kata Arif, pihak keluarga Gilang menyampaikan bahwa sebelumnya pihak pesantren meminta dana sebesar Rp3 juta, dengan alasan sebagai bagian dari upaya perdamaian dengan korban. Dana tersebut telah diberikan dengan itikad baik. Namun fakta yang kemudian muncul justru

membingungkan, karena korban tetap melaporkan perkara ini ke Polres Asahan.

"Oleh karena itu, kami menuntut penjelasan yang jelas dan terbuka dari pihak Yayasan Pendidikan Quran Kisaran. Kemana sebenarnya dana Rp3 juta yang telah diberikan oleh pihak keluarga Gilang kepada pesantren untuk tujuan perdamaian tersebut. Apakah dana tersebut benar-benar disampaikan kepada pihak korban atau justru tidak pernah diberikan sebagaimana mestinya," sebut Arif.

"Jika dana tersebut tidak digunakan sebagaimana mestinya, maka hal tersebut patut diduga sebagai tindakan yang bertentangan dengan prinsip kejujuran dan akuntabilitas yang dijamin dalam hukum," sebut Zihan lagi.

Editor
: Wilfred Manullang
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kasat Resnarkoba Polres Sibolga Sosialisasi Bahaya Narkoba di Kalangan Mahasiswa
Tim Dosen dan Mahasiswa UNITA Terjun Langsung Lakukan Pemulihan Trauma Psikososial Berbasis Kearifan Lokal
Pascabencana, Mahasiswa UNITA Bangun Ketangguhan Desa Sibalanga Lewat Mitigasi dan Inovasi Kakao
AKAM-SU Desak Investigasi Transparan Dugaan Peredaran Narkotika di Lapas Kelas I Medan
Pedagang Musiman Ramai Jajakan Makanan dan Minuman Berbuka Puasa di Jalan Dr Mansyur Medan
Diduga Selewengkan Dana KIP-K, Mahasiswa STAI Al Hikmah Tebingtinggi Mengaku Diminta Kembalikan Bantuan
komentar
beritaTerbaru