Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Maret 2026

Keluarga Tolak Autopsi, Polres Tapteng : Ada Benturan Benda Tumpul

Rosianna Anugerah Hutabarat - Minggu, 15 Maret 2026 22:06 WIB
111 view
Keluarga Tolak Autopsi, Polres Tapteng : Ada Benturan Benda Tumpul
Foto: dok. Humas Polres Tapteng
Tim Inafis Polres Tapteng melakukan olah TKP, di kediaman korban di Sibabangun, Sabtu (14/3/2026).

Tapteng(harianSIB.com)

Tim Inafis Sat Reskrim Polres Tapanuli Tengah bersama Polsek Sibabangun lakukan penyelidikan terkait penemuan mayat seorang laki-laki di dalam sebuah kamar kios yang berlokasi di Lingkungan VI, Kelurahan Sibabangun, Kecamatan Sibabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah.

Peristiwa tersebut dilaporkan terjadi pada Sabtu (14/3/2026) sekitar pukul 10.25 WIB. Identitas korban diketahui Rusiakup (38), wiraswasta sekaligus tukang pijat refleksi yang juga merupakan warga setempat.

Kapolsek Sibabangun IPTU Totok CW mengonfirmasi bahwa penemuan tersebut bermula dari informasi keluarga korban. Personel Polsek Sibabangun bersama tim INAFIS Polres Tapanuli Tengah segera meluncur ke lokasi kejadian (TKP) sesaat setelah menerima laporan.

"Setibanya personel di TKP, jenazah korban diketahui telah dipindahkan oleh pihak keluarga ke kediaman orang tua korban untuk disemayamkan," ungkap Kapolsek Sibabangun

Baca Juga:
Meski jenazah telah dipindahkan, pihak kepolisian tetap melakukan olah TKP dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk keperluan penyelidikan lebih lanjut.

Beberapa barang yang diamankan petugas di antaranya pakaian milik korban (kemeja hitam dan celana pendek jeans), Satu buah jam tangan merek D-Ziner dan sepasang sandal, Satu set kunci dan gembok, kasur busa dan bantal yang ditemukan memiliki bercak darah.

Terkait penyebab kematian, pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan medis awal (visum luar). Hasil sementara menunjukkan adanya indikasi benturan benda tumpul pada bagian kepala. Polisi juga mencatat adanya dua unit ponsel milik korban yang tidak ditemukan di lokasi kejadian.

IPTU Totok CW menambahkan bahwa pihak kepolisian telah berkomunikasi secara persuasif dengan keluarga korban mengenai prosedur autopsi.

"Kami menghormati keputusan pihak keluarga, terutama ibu kandung korban, yang telah menyatakan keikhlasan dan memilih untuk tidak melakukan autopsi. Hal tersebut sudah dituangkan dalam surat pernyataan resmi," jelasnya.

Walaupun proses autopsi tidak dilakukan atas permintaan keluarga, Polsek Sibabangun menegaskan bahwa proses penyelidikan dan pendalaman kasus tetap berjalan sesuai prosedur hukum untuk memastikan penyebab pasti peristiwa ini.

"Garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian, dan sejumlah saksi tengah dimintai keterangan guna melengkapi berkas perkara," pungkasnya. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Warga Sibabangun Geger Tukang Pijat Ditemukan Tewas di Kamarnya
DWP Tapteng Salurkan 500 Paket Ramadhan
BLT Jadup Penyintas Bencana Tapteng akan Cair, Catat Jadwalnya
Cekcok Picu Suami Aniaya Istri dan Kerabatnya Hingga Pingsan
Sekda Tapteng Salurkan Santunan Kemensos Korban Bencana Hiderometerologi
Tolak Restorative Justice, Korban Penganiayaan Bahar bin Smith Serahkan Surat ke Polisi
komentar
beritaTerbaru