Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 28 Maret 2026

Bukan Ditimbun, Pemkab Tapteng Tegaskan Bantuan Dikelola secara Transparan

Rosianna Anugerah Hutabarat - Kamis, 26 Maret 2026 20:56 WIB
309 view
Bukan Ditimbun, Pemkab Tapteng Tegaskan Bantuan Dikelola secara Transparan
Foto: Diskominfo Tapteng)
Asisten Pemerintahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Tapteng Basyri Nasution.

Tapteng(harianSIB.com)

Asisten Pemerintahan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Tengah Basyri Nasution yang juga Koordinator Logistik mengonfirmasi bahwa bantuan logistik pascabencana alam 25 November 2025 tidak ditimbun, melainkan dikelola secara transparan dan disalurkan bertahap kepada masyarakat terdampak.

"Bantuan itu bukan untuk ditimbun ataupun dengan tujuan tertentu. Semua disimpan secara transparan dan bisa dilihat langsung di kantor bupati," ujar Basyri Nasution dalam rilis yang diterima, Kamis (26/3/2026).

Ia menjelaskan, bantuan yang masih tersisa saat ini didominasi barang non-pangan seperti pakaian, tikar, kompor, dan ember, beko sorong. Bantuan tersebut disiapkan untuk masyarakat yang akan atau telah direlokasi ke Hunian Sementara (Huntara) maupun Hunian Tetap (Huntap).

Menurutnya, mekanisme penyaluran dilakukan seiring kesiapan lokasi hunian, menunggu Huntara atau Huntap siap ditempati, bantuan langsung didistribusikan kepada warga.

Baca Juga:
"Begitu masyarakat pindah ke Huntara, bantuan langsung kita serahkan. Termasuk kebutuhan dasar rumah tangga seperti tikar, pakaian, kompor, dan ember," jelas Basyri.

Disampaikannya, seperti di wilayah Sibiobio Kecamatan Sibabangun, sebanyak 12 unit Huntara telah siap dan langsung diisi oleh warga terdampak. Selain itu, enam kepala keluarga juga telah dipindahkan ke Huntara Asrama Haji Pinangsori dan menerima bantuan yang sama.

"Bantuan peralatan rumah tangga itu juga akan langsung kita salurkan sebagai bekal awal warga," jelas Basyri.

Ia juga menegaskan bahwa seluruh bantuan tercatat secara administratif dan dikelola secara terbuka. Bahkan, selama periode 19 November 2025 hingga 12 Maret 2026, Pemkab Tapteng masih menerima dan langsung menyalurkan bantuan logistik dari BPBD Pusat.

"Untuk bantuan pangan tidak ada yang ditahan. Semua langsung disalurkan. Kalau ada yang melihat paket dalam plastik, itu bukan makanan, melainkan pakaian untuk anak-anak dan dewasa," ujar Basyri Nasution.

Dia juga telah meminta inspektorat melakukan audit menyeluruh, baik terhadap logistik maupun non-logistik. Selain itu, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) juga telah diminta melakukan audit rinci.

"Kita ingin semuanya transparan. Apakah penerimaan dan penyaluran sudah sesuai, itu akan dibuktikan melalui hasil audit. Kita tunggu hasilnya," pungkas Basyri. (**)

Editor
: Eva Rina Pelawi
SHARE:
Tags
beritaTerkait
20 Kelurahan di Tebingtinggi Terima Bantuan CSR dari LPCI
Penegak Hukum Diminta Periksa Kepala SD Panjaitan Terkait Penyaluran Dana PIP
Muslimah Rabu Biru Sumut Kumpulkan Bantuan untuk Korban Bencana Alam Madina
Kelangkaan Berlanjut, Pemko Tanjungbalai Didesak Ambil Alih Penyaluran LPG 3 Kg
Pertamina dan Hiswana Migas Sumut Serahkan Bantuan CSR di Lhokseumawe
Kadisdik Sergai Serahkan Bantuan Rp245 Juta untuk Korban Bencana Sulteng
komentar
beritaTerbaru