Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Pemkab Simalungun Bantu Rp 80 Juta Dukung Operasional Sarana Air Minum di Tambun Marisi

- Selasa, 25 Februari 2014 16:25 WIB
844 view
Pemkab Simalungun Bantu Rp 80 Juta Dukung Operasional Sarana Air Minum di Tambun Marisi
SIB/Bambang J Sitanggang
SAMBUTAN : Bupati Simalungun JR Saragih ketika memberikan kata sambutan saat melakukan kunjungan kerja di Huta Tambun Marisi Nagori Dolok Huluan Kecamatan Raya, Senin (24/2).
Simalungun (SIB)- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun akan memberikan bantuan Rp 80 juta guna mendukung operasional sarana air minum  di Tambun Marisi yang masih membutuhkan dana membeli peralatan pendukung.

Bantuan tersebut diberikan untuk menyahuti aspirasi yang disampaikan oleh tokoh masyarakat Huta (Lingkungan) Tambun Marisi, kata Bupati JR Saragih saat menyampaikan sambutan di Huta Tambun Marisi Nagori Dolok Huluan Kecamatan Raya ketika melakukan kunjungan kerja, Senin (24/2/2014).

Hadir pada acara tersebut anggota DPRD Simalungun Balker Haloho, para Kepala Dinas seperti Kepala Bappeda Drs Wilson Manihuruk, Kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Mixnon A Simamora SIP, Plt Kadis Tarukim Benny Saragih ST, Plt Kepala BKD Jamesrin Saragih SPd, Kepala PU Bina Marga Johannes Gurning SP, Kabag Umum Farida Sijabat SSTP, MSi, Plt Kabag Humas Desiartawaty SSTP, Camat Raya Frans Saragih SSTP.

Lebih lanjut kata JR Saragih, air merupakan sumber kebutuhan masyarakat. Diharapkan kepada seluruh masyarakat untuk merawat sarana air bersih yang sudah selesai dikerjakan, katanya.

Tokoh masyarakat Huta Tambun Marisi Nagori Dolok Huluan St Jon Aller Sinaga didampingi panitia St Jarosman Sinaga dalam sambutannya mengatakan bahwa sarana air minum di Tambun Marisi dibangun tahun 2011 melalui proyek Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Pedesaan tahun 2011 dengan biaya Rp 111 juta 525 ribu.

Masyarakat sangat bersyukur dengan dibangunnya sarana air bersih di tempat mereka. Dengan selesainya dibangun sarana air bersih sebanyak 110 kepala keluarga dapat menikmati air bersih.

Namun masih ada peralatan yang dibutuhkan masyarakat agar pendistribusian air ke rumah penduduk berjalan lancar seperti butuh adanya alat seperti mesin control box untuk mengatur pendistribusian air ke rumah penduduk, mesin genset, pembuatan bak penampung yang baru, kata Sinaga. (C14/C9/f)


 
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru