Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

23 Rumah dan 1 Gedung SD di Langkat Rusak Diterpa Puting Beliung

* Seorang Warga Tewas Tertimbun Longsor di Padang Tualang
- Jumat, 28 Agustus 2015 23:35 WIB
191 view
23 Rumah dan 1 Gedung SD di Langkat Rusak Diterpa Puting Beliung
Langkat (SIB)- Sebanyak 23 rumah dan  1 gedung sekolah dasar di tiga kecamatan di Langkat, rusak diterpa  angin puting beliung, Rabu (26/8)  sekitar pukul 17.35 WIB.

Daerah yang  banyak terkena  musibah angin kencang yang  diawali  hujan  dan awan gelap  itu   Dusun 2 Timur Desa Sukamakmur  sebanyak 13  rumah dan   1 gedung sekolah dasar No 054871  dan 2  rumah  di Dusun 4 Desa Sambirejo Kecamatan Binjai .

Sedangkan kerusakan rumah terparah  umumnya meluluhlantakan  atap, seng  terbang dibawa angin termasuk  satu gedung SD yang dalam kondisi rehab  tersebut dan tiba tiba tertimpa pohon ,sehingga atap seng dan plapon turut rusak.  

13 rumah di  Desa Sukamakmur milik  Devi Syahfitri  (32), M Ramli  (44)  Wahyudi (55) ,  Widianto  (32) , Sugianto (51),  Asno (48),  Aminah (65)  Samsiah (60), Sukadi (35),  Mugiono (55),  Suparmin (65). Paimin (55) Mujiah (41) sedangkan  di  Desa Sambirejo 1 gedung SD dan  2 unit rumah  milik  Dedi  Irawan dan Budianto.    

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD ) Kabupaten Langkat Irwan Syahri  Kamis (27/8) menyebutkan selain menimpa Kecamatan Binjai secara bersamaan  dua kecamatan lain yang turut terkena angin putting beliung di Kecamatan Stabat  yakni  Desa Kwala Begumit sebanyak 6 unit rumah disusul Kecamatan Selesai  di Desa Mancang dengan jumlah 2 unit rumah.

Hingga Kamis sore , pihak BPBD Langkat terus memantau setiap kecamatan di Kabupaten Langkat teemasuk meminta data ke pihak Camat masing - masing. Sedangkan sebagai upaya bantuan melalui BPBD Langkat telah memberi makanan siap saji  kepada warga korban  angin puting beliung sebanyak 23 rumah tersebut.

Tewas Tertimbun Tanah Galian C                
Kepala BPBD Langkat Irwan Syahri  mengaku mendapat laporan dari Kecamatan Padang Tualang bahwa seorang  warga Saharuddin (68) warga Dusun Tembusai Desa Besilam Kecamatan Padang Tualang, tewas tertimbun tanah galian C  di Dusun Toba Nauli Desa Kwala Besilam Kecamatan Padang Tualang, Rabu (26/8) pukul 14.00 WIB.

Diakuinya,  korban saat itu  istirahat di bawah bukit tempat pengambilan tanah timbun dan tiba tiba tanpa disadarinya tanah timbun tersebut longsor dan menimbunnya. Korban ditemukan tewas  Selanjutnya korban dievakuasi   pengusaha galian C  tersebut, katanya.  (B-03/c).
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru