Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Masyarakat Keluhkan Tinggi Beram Jalan Provinsi di Desa Bunga Sampang Simalungun

- Minggu, 30 Agustus 2015 20:20 WIB
472 view
Masyarakat Keluhkan Tinggi Beram Jalan Provinsi di Desa Bunga Sampang Simalungun
SIB/Mey Hendika Girsang
BERAM JALAN: Ketinggian beram jalan provinsi di Harangan Gotting wilayah Desa Bunga Sampang Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun mencapai 40 Cm membuat pengguna jalan terancam lakalantas. Foto dipetik, Sabtu (29/8).
Simalungun (SIB)- Masyarakat mengeluhkan tingginya beram jalan provinsi di Harangan Gotting memasuki wilayah Desa Bunga Sampang Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, Sabtu (29/8). Pasalnya, ketinggian beram jalan itu mencapai sekira 40 Cm membuat pengguna jalan terancam kecelakaan lalulintas.

“Tingginya beram jalan membuat pengendara terancam nyawanya. Untuk itu sangat dibutuhkan perhatian khusus dari pihak terkait,” kata Anton Purba kepada wartawan, Sabtu (29/8) di Desa Bunga Sampang.

Dia mengtakan hal itu lantaran ketinggian beram jalan tersebut sudah lama dikeluhkan masyarakat secara khusus pengendara yang melintas dari daerah itu. Sebelum ‘memakan’ korban jiwa, dia pun memintakan kepada pihak Pemprovsu supaya bertindak segera tanpa mengundur waktu.

“Karena sudah dikeluhkan pengguna jalan, tentunya perbaikannya harus segera atau secepat mungkin. Pasalnya, di sisi kanan-kiri jalan itu juga terdapat jurang tanpa pagar pengaman jalan (guardrail-red) dengan kedalaman sekira 25 meter,” kata Anton.

Hal senada juga dikatakan warga lainnya seperti Beston Purba dan Haloman Sipayung. Warga itu menyebutkan, ketinggian beram jalan di Desa Bunga Sampang sudah sangat meresahkan pengguna jalan, terlebih ketika melintas di malam hari.

“Kita mengharapkan sebelum ada korban jiwa, beram jalan sudah diperbaiki. Itu permintaan warga sini,” kata mereka sembari menghimbau kepada pengendara yang melintas dari Harangan Gotting agar berhati-hati karena beram jalannya tinggi dan di kiri-kanan jalan terdapat jurang. (C09/d)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru