Samosir (SIB)- Dana BSM (Bantuan Siswa Miskin) di SDN 20 Marlumba, Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir diduga disunat oknum Kepala Sekolah JG Rp.100.000/siswa sehingga meresahkan orang tua.
Puluhan orang tua siswa kepada SIB, masing-masing L Napitu , D Situmorang , J Sidabukke, K Rumahorbo dan NJ Silalahi, mengatakan sangat bingung dan penuh tanda tanya atas pemotongan dana BSM yang seharusnya utuh diterima siswa yang mendapat bantuan, apalagi sifatnya bantuan pemerintah.
Hal sama dikatakan Ketua Komite Sekolah, Masdin Napitu kepada SIB yang membenarkan informasi tersebut dan berjanji akan mengadukan masalah ini ke pimpinannya. “Bukan hanya dana BSM yang dipotong, juga dana BOS tidak jelas pemanfaatannya. Padahal penggunaan dana bos harus diketahui pihak komite sekolahâ€, ujarnya.
Kepala SDN 20 Marlumba saat dikonfirmasi SIB , Senin (24/8) membantah pemotongan dana tersebut. Namun dia mengaku ada menerima uang terima kasih dan uang foto copy dari para siswa yang mendapat dana bantuan BSM.
Kepala sekolah juga mengaku bahwa siswa yang mendapat dana BSM sebanyak 30 orang dan berjanji akan mengumpulkan para orang tua siswa-siswi tersebut.
Sementara itu Kepala UPTD (Unit Pelaksana Teknis Pendidikan) Kecamatan Simanindo Hotman Ambarita saat dikonfirmasi SIB merasa heran atas informasi tersebut dan mengatakan menurut pemerintah bahwa hal tersebut tidak dibenarkan. Pihaknya akan segera turun ke lapangan menelusuri informasi itu, jika benar akan dilakukan tindakan keras dan uang yang diterima akan segera dikembalikan.
(F06/c)