Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Kabut Asap Selimuti Wilayah Kabupaten Labusel, Jarak Pandang Makin Pendek

- Selasa, 01 September 2015 19:50 WIB
613 view
Kabut Asap Selimuti Wilayah Kabupaten Labusel, Jarak Pandang Makin Pendek
SIB/Rudi Afandi Simbolon
Kabut asap selimuti Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin (31/8) membuat jarak pandang pengemudi minim.
Kotapinang (SIB)- Sejumlah wilayah di Kabupaten Labuhanbatu Selatan, Senin(31/8) diselimuti kabut asap yang mulai terjadi di pagi hari. Akibatnya, jarak pandang masyarakat maupun pengemudi kendaraan menurun hingga 70 meter.

Salah seorang warga Kecamatan Kotapinang Rahmad, kepada SIB mengatakan, kabut asap yang terjadi sejak pagi hari tersebut sangat mengganggu jarak pandang, sehingga, pengendara yang melintas harus dengan ekstra hati-hati.

"Kalau pagi hari tadi, sangat parah. Jarak pandang sangat pendek, sehingga mayoritas kendaraan yang melintas dari arah Padangri ke Kotapinang menyalakan lampu utama," katanya.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Labusel Drs Fuadi MAp yang dikonfirmasi mengatakan, belum mengetahui pasti penyebab kabut asap yang menyelimuti hampir seluruh wilayah di Kabupaten Labuhanbatu Selatan. Namun, kata dia, berdasarkan informasi yang diperoleh pihak BPBD Labusel, kabut asap yang melanda saat ini berasal dari daerah Provinsi Riau.

"Informasinya dari Riau, kemungkinan hembusan angin yang mengarah ke Kabupaten Labuhanbatu Selatan, sehingga mengakibatkan kabut," katanya.

Dikatakan, sejauh ini, untuk wilayah Kabupaten Labuhanbatu Selatan tidak ada terjadi kebakaran lahan. Namun demikian, pihaknya tetap menghimbau agar masyarakat tidak melakukan pembakaran sampah berlebihan yang memicu terjadinya kebakaran wilayah perkebunan maupun pemukiman yang padat penduduk.
"Sejauh ini, belum ada laporan yang masuk ke BPBD adanya laporan kebakaran lahan. Namun, kita tetap menghimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran. Serta, selalu menggunakan masker di saat mengendarai kendaraan terbuka," katanya.

Dijelaskan, sejauh ini, pihaknya masih terus menerima pelayanan permintaan air bersih. Seperti di wilayah Kecamatan Kotapinang, Kampungrakyat dan sejumlah rumah ibadah.

"Saat ini kita fokus kepada bencana kekeringan, jika masyarakat, maupun pihak Desa dan Kelurahan melaporkan permintaan air bersih yang layak, BPBD akan langsung melayani. Kebetulan BPBD Labusel memiliki sumber air yang sangat layak untuk masyarakat, sehingga, setiap permintaan masyarakat akan diberikan," katanya. (D16/h)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru