Balige (SIB)- Wakil Direktur Misi Badan Pembangunan Internasional Amerika Serikat (USAID), Derrick Brown mengunjungi Toba Samosir (Tobasa) pekan lalu. Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat secara langsung dampak positif dari implementasi program USAID PRIORITAS di Tobasa.
Dalam kunjungan ini, Derrick Brown berkesempatan mengunjungi dua sekolah mitra di Kecamatan Balige yakni SD 173524 dan SMP Swasta Budi Dharma Balige. Pada kunjungan di SD 173524, Derrick melihat perubahan yang sudah terjadi.
Demikian halnya juga ketika mengunjungi SMP Budi Dharma. Derrick langsung berinteraksi dengan beberapa siswa. Derrick memberi apresiasi kemampuan komunikasi berbahasa Inggris, yang dimiliki siswa di SMP tersebut.
“Tujuan kemitraan ini membawa pendidikan berkelas dunia ke Toba Samosir,†kata Derrick Brown. Program ini telah menjangkau lebih dari 13 ribu siswa. Diharapkan program ini bisa membantu lebih banyak siswa di Tobasa untuk mengembangkan potensi mereka secara menyeluruh dan membantu berjalan ke arah kesuksesan.
Kadis Pendidikan Tobasa Lalo Simanjuntak mengatakan, Pemkab Tobasa mendukung penuh kemitraan dengan USAID. Untuk itu, lanjut Lalo, telah dianggarkan di PAPBD 2014 Tobasa sebesar Rp 400 juta, anggaran untuk melaksanakan diseminasi baik untuk kegiatan pembelajaran, menajemen berbasis sekolah dan penataan serta pemerataan guru. “Diseminasi ini bertujuan memperluas jangkauan layanan dasar bermutu serta menjangkau lebih banyak sekolah, guru dan siswa,†papar Lalo Simanjuntak.
Untuk Tahun 2015, telah dianggarkan juga dana sebesar Rp 900 juta untuk diseminasi. “Untuk tahun 2016, kita akan anggarkan lebih besar lagi. Karena kita telah merasakan manfaat dan melihat perubahan besar khususnya di sekolah-sekolah yang menjadi mitra selama ini,†pungkas Lalo Simanjuntak.
Asisten Administrasi Umum Eston Sihotang, mengatakan bahwa pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam peningkatan kualitas pendidikan, tapi butuh dukungan seluruh stakeholder. “Oleh karenanya Pemkab Tobasa menyambut baik dan mendukung penuh kemitraan yang sudah terjalin sejak 2013,†imbuh Eston.
(F01/q)