Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026

Pedagang dan Mahasiswa Labuhanbatu Demo Dinas Pasar, Tuntut Penyediaan Lapak Jualan Ikan

- Rabu, 02 September 2015 20:32 WIB
599 view
Pedagang dan Mahasiswa Labuhanbatu Demo Dinas Pasar, Tuntut Penyediaan Lapak Jualan Ikan
SIB/Efran Simanjuntak
DEMO: Kelompok mahasiswa dan pedagang membakar ban bekas di gerbang masuk Pasar Gelugur Rantauprapat pada saat berunjukrasa dikawal pihak kepolisian, Selasa (1/9).
Rantauprapat (SIB)- Puluhan pedagang dan mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Labuhanbatu berunjukrasa di depan kantor Dinas Pasar dan Kebersihan Pemkab Labuhanbatu di Jalan Gelugur Rantauprapat, Selasa (1/9).

Pedagang dan mahasiswa dalam orasinya menuntut Kepala Dinas Pasar dan Kebersihan agar menyediakan lapak meja ikan bagi pedagang ikan yang belum memperoleh lapak di Pasar Gelugur sejak relokasi dari Pasar Baru tahun 2011 lalu.

"Masih ada 6 pedagang yang belum memperoleh lapak meja ikan di Pasar Gelugur, padahal para pedagang itu sudah 25 tahun berjualan di Pasar Baru," teriak Ridwan Nasution, selaku kordinator lapangan.

Ia juga meminta pihak Dispaskeb menyelesaikan masalah safety tank yang telah meluap, dan seringnya pedagang kehilangan barang dagangan serta kotak infaq.

Meski sempat terjadi  saling dorong demonstran dengan pihak kepolisian yang berjaga ketika demonstran membakar ban bekas, aksi unjukrasa itu tetap berjalan aman. Demonstran kemudian diterima Kadis Paskeb H Kamal Ilham SKM dan melakukan rapat mediasi secara langsung.

"Terimakasih atas kedatangannya saudara-saudari sekalian, dan saya berjanji akan menindaklanjuti aspirasi yang telah disampaikan kepada kami," kata Kamal Ilham.

Dia menjelaskan, untuk persoalan meja ikan, selama dirinya menjabat  Kadis Paskeb sejak akhir 2013, pihaknya telah membangun 18 meja ikan menggunakan  APBD dari sebelumnya hanya ada 100 meja ikan. Sedangkan untuk kios terdapat 243 kios di lantai II yang belum dipakai atau masih tutup.

"Saya akan upayakan cari solusi kepada para pedagang yang belum memperoleh meja ikan. Namun, jika para pedagang mau di lantai II Pasar Gelugur masih banyak kios yang kosong. Silakan para pedagang berjualan di atas sana. Nah, jika ditanya kenapa masih ada pedagang yang tidak dapat meja saat relokasi tahun 2011, saya tidak bisa jawab. Yang jelas, di saat saya memimpin dinas pasar, kita telah membangun 18 meja ikan," jelasnya.

Sedangkan untuk keamanan dan kenyamanan para pedagang Pasar Gelugur, Kamal meminta agar para pedagang lebih waspada dalam menjaga barang dagangannya.

"Kita sudah sediakan security untuk menjaga keamanan Pasar Gelugur. Tetapi karena banyak pengunjung yang datang, jadi kita agar lebih waspada menjaga barang dagangan. Namun begitu, saya akan himbau anggota agar lebih maksimal menjaga keamanan Pasar Gelugur ini," ujarnya. (D10/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru