Pematangsiantar (SIB)- Sebagai salah satu unsur pimpinan gereja di Sumut-Aceh, sangat mendambakan dan mendoakan agar pada Pilkada serentak 9 Desember 2015 mendatang, terpilih pemimpin/kepala daerah khususnya di Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun figur yang visioner dan takut akan Tuhan, serta tegas menolak cara politik uang, cara voucher dan cara transaksional.
Hal itu disampaikan Wakil Ketua BPD (Badan Pengurus Daerah) GBI (Gereja Bethel Indonesia) Sumut-Aceh, Pdt Riando Napitupulu STh di Pematangsiantar, Kamis (3/9). Untuk itu diimbau kepada seluruh masyarakat yang sudah terdaftar sebagai pemilih khususnya di Pematangsiantar dan Simalungun agar mencermati setiap pasangan calon (paslon) yang akan dipilih secara cerdas, karena pilihan kita sangat menentukan nasib dari daerah ini 5 (lima) tahun ke depan.
Masyarakat agar mencegah terjadinya pemilihan pasangan calon karena politik uang, karena faktor kedekatan atau transaksional, tapi mari kita memilih KDh yang visioner dan takut akan Tuhan, serta komit menepati janji-janjinya sewaktu melakukan kampanye Pilkada untuk mensukseskan berbagai program pembangunan yang dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat, membuka lapangan kerja yang dapat menampung tenaga kerja yang belum memiliki pekerjaan dan lain-lain, katanya.
Kepada setiap pasangan calon dan timnya diharapkan agar melaksanakan kampanye sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan jangan sampai menjelek-jelekkan calon yang lain.
(R18/q)