Rantauprapat (SIB)- Sudah dua pekan Rantauprapat diselimuti kabut asap. Kabut asapnya pun semakin pekat pula. Akibatnya, kesehatan terganggu dan anak-anak jadi batuk dan demam.
"Gawat bah! Anak-anak jadi batuk pula gara-gara kabut asap ini," kata Hamdani, Kamis (3/9) di Rantauprapat.
Jarak pandang akibat kabut asap ini hanya 60 meter. Pengendara mesti berhati-hati dalam mengemudikan/mengendarai kendaraan di jalan raya.
Namun, masyarakat belum begitu memerdulikan dampak dari kabut asap tersebut, sehingga masih sedikit yang sadar menggunakan masker saat kontak dengan luar rumah dan atau di jalan raya.
Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Labuhanbatu dr H Alwi Mujahid Hasibuan MKes juga prihatin dengan kondisi kabut asap belakangan ini yang melanda Rantauprapat-Labuhanbatu. Dia pun mengimbau masyarakat menggunakan masker saat kontak dengan luar rumah.
"Ya, kalau boleh kurangi kontak dengan luar rumah, apalagi yang punya anak. Kita harapkan juga masyarakat banyak minum air mineral dan makan makanan bergizi," ujarnya.
(D10/q)