Pematangsiantar (SIB)- 3 korban luka-luka tabrakan antara Kereta Api jurusan Pematangsiantar- Medan dengan Siantar Bus BK 1514 TV, Kamis (3/9) di Jalan Patuan Nagari, telah mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Tentara dan Rumah Sakit Vita Insani.
Pengamatan wartawan di Rumah Sakit Tentara Ruang Aster korban Ester Sianipar (53) dan Rumondang Hutahean (64) warga Jalan Terong Kelurahan Tomuan Kecamatan Siantar Timur telah diberikan penanganan secara intensif oleh tim medis. Menurut keterangan Norita Kartini perawat Rumah Sakit Tentara kepada SIB, Jumat (4/9), kedua korban sudah ada perubahan, namun masih perlu mendapatkan perawatan sekitar satu minggu lagi agar kesehatannya lebih baik lagi.
Terpisah, pasien bernama Kori Siringo-ringo (43), yang sempat dirawat di Rumah Sakit Vita Insani dengan kondisi belum sadar sudah dirujuk ke Rumah Sakit di Medan berdasarkan keterangan yang diperoleh dari Risda petugas pendaftaran pasien IGD dan petugas ruang ICU.
“Pasiennya sudah dirujuk ke Medan karena kondisinya parah, agar keselamatan dan kesehatannya dapat membaik lagi,†kata pasien lain.
Direktur Rumah Sakit Vita Insani dr Alpin membenarkan bahwa pasien mengalami luka yang cukup parah akan dirujuk sesuai dengan prosedur yang telah ditentukan.
(DIK-HS/q)