Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 16 Februari 2026
Kadis Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Tapsel

Kalau Berlangsung Lama, Kabut Asap Jadi Ancaman Produksi Pertanian

- Sabtu, 05 September 2015 18:01 WIB
428 view
Kalau Berlangsung Lama, Kabut Asap Jadi Ancaman Produksi Pertanian
Padangsidimpuan (SIB)- Kabut asap akan menjadi ancaman bagi produksi pertanian jika berlangsung lama. Para petani diharapkan tetap hati- hati melihat perkembangan ataupun perubahan cuaca yang tidak menentu sebagai dampak asap tersebut. Jika ada tanda- tanda yang cenderung mengganggu tanaman maka segera beri tahu pada petugas pertanian yang ada di lapangan.

Hal itu dikatakan Kadis Pertanian Kabupaten Tapanuli Selatan Ir H Bismark Muaratua Siregar MM kepada SIB di Padangsidimpuan, Jumat (4/9). “Kabut asap tersebut  dapat menghambat sinar matahari kepada tanaman atau tumbuhan. Jika itu terganggu maka sangat mempengaruhi  proses fotosintesis atau mengolah makanan  bagi tanaman,”ujarnya.

Sebagaimana diketahui bahwa luas lahan sawah Kabupaten Tapanuli Selatan berkisar 17.853 hektare dan luas tanam padi 34.306 hektare. Sedangkan luas panen padi 33.599 hektare produktivitas 4,95 ton/ hektare, produksi 166.486 ton. Tapsel surplus beras 52.462,54 ton.

Produktivitas selalu meningkat saat panen, dimana produksi saat ini rata-rata 6-8 ton/ hektare,"katanya. Produktifitas tersebut dicapai tidak terlepas dari pola tanam, jenis bibit unggul, pemupukan yang baik. Serta cara tanam jajar legowo yang terbukti produksinya lebih menguntungkan.

Jika dikaitkan dengan kondisi saat ini, dimana kabut asap mengepung daerah kita maka dikuatirkan produksi pertanian bisa turun.   Lantas, apa yang dapat dilakukan menghadapi kondisi seperti itu ? Menurut Kadis ini, rasa optimis selalu ada. Kita harapkan hujan turun dan kabut asap hilang . Kemudian sumber penyebab kabut asap juga mesti diatasi pemerintah . (E08/k)
 


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru