Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Nias akan Jadi Destinasi Wisata Dunia

* Pemprovsu dan 5 Kab/kota Dorong Nias Jadi KSN
- Minggu, 06 September 2015 20:53 WIB
407 view
Nias akan Jadi Destinasi Wisata Dunia
SIB/Dok
PENGEMBANGAN WISATA : Plt Gubsu H T Erry Nuradi dan Duta Besar Seychelles untuk ASEAN Nico Barito dalam rapat pembahasan pengembangan wisata Kepulauan Nias yang digelar di Kantor Gubsu, Jumat (4/9) petang, yang dihadiri bupati/walikota se-Kepulauan Nias.
Medan (SIB)- Plt Gubsu H T Erry Nuradi mengungkapkan Kepuluan Nias akan dikembangkan sebagai destinasi tujuan wisata dunia melalui kerjasama dengan Negara Kepulauan Seychelles. Untuk mendukung itu, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama 5 kabupaten/ kota se-Kepulauan Nias akan mendorong  ditetapkan sebagai kawasan strategis nasional (KSN).

Hal itu menjadi poin penting dalam rapat pembahasan pengembangan wisata Kepulauan Nias yang digelar di Kantor Gubsu, Jumat (4/9) petang, yang dihadiri Duta Besar Seychelles untuk Asean Nico Barito,  Bupati Nias Drs Sorhiatulo Laoli MM, Bupati Nias Utara Drs Edward Zega, Kadis Pariwisata Nias Barat Yamonasa Waruwu, Kadis Pariwisata Kota Gunung Sitoli Pintar Zebua, Kepala Bappeda Sumut DR Arsyad Lubis, Kepala Badan Penanaman Modal dan Promosi Purnama Dewi, Kepala Badan Lingkungan Hidup Hidayati, Kadisbudpar Sumut Elisa Marbun, Plh Kadis Pertanian Aspan Sofian dan Kepala Biro Hukum Sulaiman SH. Hadir juga Iswandi Rusli warga Sumut yang yang aktif mencari buyer bagi produk-produk perkebunan Sumut di New York USA.

Dikatakan Plt Gubsu, pihaknya bersama bupati/ walikota se kepulauan Nias akan berupaya menjadikan Nias sebagai kawasan strategis nasional sebagaimana kawasan strategis lainnya di Sumut. “Saat ini sudah ditetapkan dalam Kepres beberapa kawasan strategis  yaitu Kawasan strategis Mebidangro (Medan-Binjai-Deliserdang-Karo:red), Kawasan EKonomi Khusus Sei Mangke, Kawasan industri Kualatanjung dan Kawasan Strategis Danau Toba. Nias adalah cikal bakal kawasan strategis, kita berharap Nias bisa ditingkatkan statusnya sebagai kawasan strategis nasional,” ujar Erry.

Untuk mengembangkan Nias sabagai destinasi wisata dunia, katanya, Pemprovsu dan Pemkab/Pemko se kepulauan Nias sepakat akan membentuk satu lembaga pengembangan Kepulauan Nias. Dalam pertemuan tersebut dibahas juga payung hukum untuk pembantukan lembaga yang nantinya akan bekerja sama membangun pariwisata Nias.

Ide pengembangan Nias sebagai destinasi wisata dunia dimulai dengan MoU pada 7 November 2013 lalu, yang digagas Erry bersama Nico Barito. Nico sebelumnya bekerja di PBB dan pernah bersama Gubsu sebelumnya Alm H T Rizal Nurdin melaksanakan Lake Toba Summit atau pertemuan gubernur se dunia di Danau Toba.

Nico menjelaskan sejak akhir 2013 lalu dirinya telah berkali-kali berkunjung ke Nias dan telah membawa tim ahli dunia. Di antaranya eco planner, arsitek dan telah menyusun blue print pengembangan wisata Nias melibatkan Pemkab/Pemko. “Penyusunan cetak biru itu dibiayai Seychelles,” ujar Nico yang juga warga asal Sumut ini.

Dia menjelaskan bahwa Seychelles memiliki karakter yang sama dengan Nias merupakan kepulauan sehingga Nias dapat belajar langsung dari Best Practise. “Nias adalah pulau terluar wilayah Barat dan nyambung pulau-pulau  lain di lautan India termasuk Seychelles . Meski Seychelles adalah negara dengan 115 pulau dan kurang dari 100 ribu penduduk, namun strategis dalam tatanan ekonomi dan keamanan kelautan dunia,” paparnya.

Meski kecil, lanjutnya, Seychelles adalah destinasi wisata dunia dengan jumlah wisatawan 500 ribu dan tingkat pengeluaran mencapai 2.000 US$ per harinya.  “Nias tidak kalah indah dan dapat mencontoh keberhasilan Seychelles yang merupakan sama-sama kepulauan agar berhasil menjadi salah satu destinasi dunia,” ujarnya.

 Bupati Nias Drs Sorhiatulo Laoli,MM sangat menyambut baik apa yang sudah digagas T Erry bekerjasama dengan Seychelles. “Kami para bupati/walikota se Kepualau Nias sepakat hadir di sini namun karena kabut asap yang lain berhalangan hadir,” ujarnya.

Dia meyakini dibutuhkan payung hukum untuk kerjasama antar kepala daerah di Kepualauan Nias sehingga dapat satu langkah menjadikan Nias sebagai tujuan wisata dunia.(A14/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru