Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Kabut Asap di Taput Makin Pekat, Kesehatan Masyarakat Mulai Terganggu

- Senin, 07 September 2015 20:55 WIB
534 view
Kabut Asap di Taput Makin Pekat, Kesehatan Masyarakat Mulai Terganggu
SIB/Bongsu Batara Sitompul
KABUT ASAP : Kabut asap yang meyelimuti Kota Tarutung semakin pekat dan menyebabkan jarak pandang menjadi terganggu.
Tarutung (SIB)- Sudah hampir dua minggu, kabut asap masih menyelimuti wilayah Kabupaten Tapanuli Utara. Namun sejak tiga hari belakangan ini, kabut asap di Taput semakin pekat. Jarak pandang pun menjadi terganggu.

Pantauan SIB, Minggu (6/9), jarak pandang  di Kota Tarutung yang bisa  terlihat jelas hanya 500 meter. Lebih dari jarak itu, sudah sulit terlihat dengan jelas. Selain itu, kabut asap tersebut sangat  berdampak pada kesehatan.

Seperti dikeluhkan masyarakat Kelurahan Hutatoruan Kecamatan Tarutung, B Simamora mengaku, sejak seminggu lalu, pernafasan agak terganggu karena kabut asap itu.

"Sebelumnya saya tidak pernah ada gangguan pada pernafasan. Saya pikir kabut asap itu tidak berdampak pada kesehatan saya. Makanya saya tidak pernah mengenakan masker setiap kali keluar rumah," ujarnya.

Apalagi, petugas kesehatan di Taput tidak ada yang turun ke lapangan membagikan masker ke masyarakat.

Plt Kadis Kesehatan Taput dr Janri Nababan yang dikonfirmasi melalui telepon selulernya mengungkapkan, kabut asap yang terjadi di Taput memang sudah berdampak buruk bagi kesehatan masyarakat. "Khususnya terjadi gangguan paru dan jantung pada lansia dan anak - anak. Di samping itu, kabut asap juga bisa menyebabkan iritasi mata, hidung dan tenggorokan. Untuk itu kita menghimbau, supaya masyarakat menggunakan masker. Bila ada gangguan kesehatan, segeralah ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan perawatan," ujarnya.

Mengenai pembagian masker ke masyarakat, dia mengatakan, minggu depan pihaknya akan membagikan 10 ribu  masker ke masyarakat Taput. (E03/f)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru