Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

53 Hektare Tanaman Padi di Langkat Diserang OPT

- Selasa, 08 September 2015 19:19 WIB
220 view
53 Hektare Tanaman Padi di Langkat Diserang OPT
Langkat (SIB)- Sebanyak  53 hektare tanaman padi petani di Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, diserang organisme pengganggu hama tanaman berupa penggerek batang, blas, tikus, walang sangit dan siput murbei.

"Ada 53 hektare luasan  tanaman padi diserang organisme pengganggu hama tanaman," kata Kordinator Pengamat Hama Tanaman Dinas Pertanian Kabupaten Langkat Miswandi, di Stabat, Senin (7/9).

Serangan terluas OPT ini berupa hama penggerek batang seluas 14,3 hektare di Sei Bingei enam hektare, Selesai 3,5 hektare, Brandan Barat empat hektare dan Bahorok 0,8 hektare, katanya.

Terhadap serangan hama penggerek batang ini petani beserta penyalurh pertanian lapangan sudah melakukan tindakan untuk pencegahan agar tidak rusak berupa pemberian manuver 400 EC, virtako 300 SC, sambungnya.

Selain hama penggerek batang serangan hama juga dilakukan blas seluas 10,5 hektare terluas di Kecamatan Selesai empat hektare, Secanggang, Babalan, Binjai, Kuala, namun sudah dilakukan pengendalian dilapangan dengan mempergunakan fungisida amistartop 325 EC, topsin, blast 50 SC.

Juga hama tikus menyerang tanaman padi seluas 11 hektare di Pangkalan Susu, Kuala, Bahorok, petani juga sudah melakukan penyelamatan tanaman padi mereka dengan mempergunakan sanitasi dan pengumpanan.

Termasuk juga walang sangit ada seluas 9,2 hektare menyerang tanaman padi juga sudah dilakukan pengendalian dengan memasang bau-bauan, penggunaan insektisida deecis 50 EC, ini dijumpai di Kecamatan Bahorok, Salapian, Sei Bingei, Sei Lepan.

Ada juga siput murbei, kata Miswandi menyerang padi seluas 3,3 hektare di Kecamatan Sirapit, Kuala, Salapian, dan kresek seluas 1,5 hektare dei Kecamatan Gebang, cercospora di Kecamatan Bahorok 0,3 hektare, daun jingga di Sei Bingei seluas dua hektare dan burung di Gebang seluas satu hektare.

Miswandi juga mengungkapkan selain tanaman padi yang diserang hama pengganggu tanaman ini ada juga tanaman lainnya seperti jagung, kedelai, kacang tanah, kacang hijau dan ubi kayu.

Untuk tanaman jagung OPT yang menyerang tanaman itu berupa hawar pelepah seluas 0,5 hektare di Kecamatan Sei Bingei, hawar daun di Kecamatan Hinai, Kuala seluas 0,9 hektare.

Sementara untuk tanaman kedelai berupa ulat grayak seluas 0,2 hektare di Kuala, kacang tanah berupa penggulung daun seluas 0,8 hektare di Batang serangan, Sawit Seberang, tikus 0,4 hektare di Kuala dan pelipat daun 0,2 hektare di Hinai.

Ada juga OPT terhadap ubi kayu berupa kutu kebul di Kecamatan Selesai 1,5 hektarre dan kepik coklat, penggulung daun terhadap tanaman kacang hijau 0,6 hektare. (Ant/f)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru