Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Kampung Manurung Aek Kuasan di Asahan Belum Dialiri Listrik

* Kadis PSDA Tinjau dan Survey Lokasi
- Rabu, 09 September 2015 20:17 WIB
1.177 view
Kampung Manurung Aek Kuasan di Asahan Belum Dialiri Listrik
SIB/Mangihut Simamora
Tinjau : Kadis PSDA Asahan Ir Robinson Situmorang ketika meninjau langsung daerah belum masuk listrik di Dusun VI Kampung Manurung Desa Alang Bon-Bon Kecamatan Aek Kuasan, Jumat (4/9).
Aek Kuasan (SIB)- Dusun VI Kampung Manurung Desa Alang Bon-Bon Kecamatan Aek Kuasan Kabupaten Asahan ternyata belum teraliri listrik.

Mendapat informasi ini, Kepala Dinas Pemberdayaan Sumber Daya Air (Kadis PSDA) Kabupaten Asahan Ir Robinson Situmorang langsung mensurvey daerah Dusun VI Kampung Manurung Desa Alang Bon-Bon Kecamatan Aek Kuasan dengan membawa  2 orang stafnya, Jumat (4/9).

Masyarakat Kampung Manurungpun menyambut antusias kedatangan Kadis PSDA Asahan itu. Pada pertemuan tanpa penjadwalan tersebut, warga mengungkapkan jeritan hati yang sangat merindukan masuknya arus listrik ke kampung mereka. Permintaan ini bukanlah hal muluk, mengingat sejak dibukanya Kampung Manurung di tahun 1970-an mereka tetap patuh membayar pajak.

Sangkin rindunya akan listrik, kata mereka, berkali-kali oknum yang tidak bertanggungjawab menipu mereka dengan cara menawarkan jasa bisa memasukkan listrik. Namun, lanjut mereka, sebelum listrik masuk warga dimintai sejumlah duit dengan alasan uang DP. Karena itu, mereka berharap di usia RI yang memasuki 70 tahun masuknya listrik ke kampung mereka bisa terwujud.

Menanggapi hal itu, Kadis PSDA Asahan berjanji akan memasukkan listrik ke kampung mereka yang ditampung di APBD 2016. Proses memasukkan arus listrik, katanya, merupakan program Pemkab Asahan waktu di bawah kepemimpinan Drs H Taufan Gama Simatupang – H Surya dengan program tuntas listrik (tulis). Dia menjelaskan mengapa baru sekarang?. Hal ini, ucapnya, karena pihaknya baru mendengar informasi bahwa Dusun VI Kampung Manurung Desa Alang Bon-Bon belum teraliri listrik.

“Jaringan listrik ke Kampung Manurung akan kita tampung di APBD 2016. Kita harapkan masyarakat bersabar dan jangan percaya pada oknum yang tidak bertanggungjawab mengumbar janji bisa memasukkan listrik demi mencari keuntungan. Saya jelaskan, listrik masuk nanti adalah karena Pemkab Asahan,” tukasnya.

Kepada masyarakat Kampung Manurung, Kadis PSDA juga menjelaskan berdasarkan survey mereka diketahui jauhnya jarak trafo terakhir kurang lebih 2 kilometer. Agar arus listrik masuk tanpa kendala, terangnya, dibutuhkan 50 tiang listrik, sebuah trafo serta jaringan listrik TM. Selain itu, dibutuhkan kerjasama dengan warga pada waktu nanti terjadi pemasangan tiang listrik.

“Maksudnya, ketika pemasangan tiang listrik terkena tanaman, warga tidak menuntut ganti rugi saat tanaman ditebang atau dipotong,” pungkasnya yang langsung diiyakan warga Kampung Manurung. (D04/q)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru