Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

GMKI Tarutung Tolak Calon Kepdes Beristri Dua di Taput

- Kamis, 10 September 2015 20:05 WIB
343 view
GMKI Tarutung Tolak Calon Kepdes Beristri Dua di Taput
Tarutung (SIB)- Gerakan Mahasiswa Krsiten Indonesia (GMKI) Cabang Tarutung menolak calon kepala desa di Tapanuli Utara yang beragama Kristen beristri dua, karena sangat merusak tatanan adat Batak dan ajaran gereja di tengah-tengah masyarakat.

"Sebab figur seorang kepala desa harus bisa menjadi teladan di tengah-tengah masyarakat desa," tegas Wakil Ketua GMKI Tarutung Rijon Manalu, Selasa (8/9).

Dikatakan, kepala desa yang beristri dua apalagi beragama Kristen bisa merusak tatanan sosial budaya dan ajaran agama Kristen di tengah-tengah masyarakat, karena dalam memimpin pemerintahan jadi terhambat terutama dalam membina masyarakat. "Ini sangat merusak kearifan lokal, karena figur kepala desa harus bisa menjadi teladan," katanya.

Rijon menegaskan, jika hal seperti itu diloloskan menjadi calon kepala desa, maka akan merusak citra pemerintahan di Taput dan pelayanan publik tidak maksimal. Untuk itu ia mengharapkan agar seleksi yang dilakukan  panitia terhadap para bakal calon kepala desa harus benar-benar mencari figur selain berkualitas juga berperilaku yang baik di tengah-tengah masyarakat.

"Gereja tidak membenarkan beristri dua dan tidak membenarkan perceraian kecuali karena kematian. Jadi, jika ada calon kepala desa yang benar-benar beristri dua beragama Kristen kami sangat protes dan menolaknya. Seperti kami ketahui kejadian itu marak dibicarakan di Sipoholon, jadi panitia harus cermat dan tegas, jangan ada unsur beking dalam seleksi," ujarnya.       

Sebelumnya penolakan yang sama sudah diutarakan Ephorus HKBP Pdt WTP Simarmata  MA agar jangan ada calon kepala desa yang beragama Kristen beristri dua di Tapanuli Utara karena dari gereja sudah diberi sanksi atau diban.

Seleksi calon kepala desa secara serentak dilaksanakan di Taput, Rabu (9/9). Pilkades serentak di 197 desa akan dilaksanakan 4 November 205 mendatang.(E01/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru