Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Komisi II DPRD P Siantar Kritisi Kinerja Dewan Pengawas Perusda PAUS

- Sabtu, 12 September 2015 11:16 WIB
326 view
Komisi II DPRD P Siantar Kritisi Kinerja Dewan Pengawas Perusda PAUS
Pematangsiantar (SIB)- Ketua Komisi II DPRD Pematangsiantar, Togar Sitorus SE,MM mengkritisi kinerja Dewan Pengawas menyusul digelontorkannya modal kerjanya Perusda PAUS (Pembangunan dan Aneka Usaha) sebesar Rp 9 miliar sudah dipergunakan Rp 4 miliar, sisanya Rp 5 miliar disebut masih disimpan di salahsatu bank di kota itu.

Hal itu diutarakan Sitorus ketika diwawancarai wartawan SIB di ruangan komisinya, Kamis (10/9) mengutip hasil rapat dengar pendapat sehari sebelumnya dengan Direksi Perusda PAUS dipimpin Herowhin Sinaga AP,MSi membahas RP-APBD tahun 2015.

Komisi II DPRD (membidangi perekonomian dan perdagangan) meminta program kerja jangka pendek dan jangka panjang Perusahaan Daerah (Perusda) PAUS. Program yang tengah diimplementasikan sekarang ini disarankan mengkaji ulang.

Pengkajian ulang program Perusda PAUS dimaksud cukup berlasan buat Komisi II DPRD setempat ditandai indikasi proyek pembangunan Pasar Melanthon Siregar terkesan mandek, tak jelas apa penyebabnya.

Dirut Perusda PAUS, Herowhin Sinaga memberitahu pihaknya mengusulkan nama Pasar Melanthon Siregar menjadi Siantar Mall. Soal sikap Komisi II atas pergantian nama proyek tersebut dijawab Togar Sitorus bukan ranah mereka.”Cuma untuk meyakinkan Pemko, memungkinkan rekomendasi dibuat Komisi II,” tandasnya.

Dalam rapat dengar pendapat itu Komisi II DPRD mengatakan kepada Direksi Perusda PAUS agar Pasar Hongkong berlokasi di Jalan Diponegoro dikembalikan ke PD Horas Jaya. ”Kita sarankan dikembalikan ke PD Horas Jaya,” tutupnya.(C01/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru