Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Sabar Sitanggang Sukses Kembangkan Sistem Diversitasi Pertanian di Taput

- Senin, 14 September 2015 20:43 WIB
306 view
Sabar Sitanggang Sukses Kembangkan Sistem Diversitasi Pertanian di Taput
Tarutung (SIB)- Bertani bisa  menjadi prospek yang sangat menjanjikan. Seperti Sabar Sitanggang SP yang merupakan PNS di Pemkab Taput,  patut menjadi teladan bagi para petani di Kabupaten Taput, karena bisa  sukses melalui usaha bercocok tanam  hampir dua puluh tahun.

Sabar mengembangkan sistem diversitasi pertanian di lahan seluas 1,25 hektare (Ha) di Dusun Siarangarang Dea Parbaju Tonga, Kecamatan Tarutung.

Dalam satu lahan itu, dia membudidayakan cabai merah sebanyak 30 ribu batang dan disamping bedeng - bedeng cabai itu  ditanaminya 30 ribu batang sayur kol.

Walaupun berprofesi sebagai PNS, tak mengurungkan niatnya mengembangkan usaha melalui pertanian.

Disamping bertani cabai dan sayur, dia pun bertani ubi jalar Jepang seluas 4 Ha dan jeruk 1,25 Ha di Dusun Aek Nasia Desa Partali Julu Kecamatan Tarutung.

Dia mengungkapkan, harga standar ubi jalar Jepang Rp 1800 / kg dan setiap hektarnya bisa menghasilkan 35 - 40 ton  berkisar Rp 65 juta - Rp 70 juta. 
Sementara biaya yang dikeluarkan selama musim tanam tidak mahal serta biaya panen pun sedikit. Tidak seperti tanaman padi dan jagung yang memerlukan biaya besar untuk menanam, pemupukan dan panen.

"Bibitnya bisa dari umbi dan stek batang. Bibitnya perbatang harganya Rp 50. Tanaman ini cocok  di lahan yang  beriklim dingin dan panas," ujarnya.

Dia mengatakan, di Taput  sangat banyak lahan tidur yang tidak dimanfaatkan masyarakat. Bila itu dimanfaatkan, masyarakat Taput pasti makmur dari hasil pertanian. Harapannya, petani di Taput bisa memanfaatkan lahan tidur untuk mengembangkan tanaman ubi jalar itu.

"Makanya saya ingin memotivasi para petani di Taput untuk benar-benar giat bertani dan menghasilkan. Karena bila benar ditekuni yang bertani itu, kesejahteraan masyarakat pasti meningkat," ungkapnya. (E03/ r)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru