Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Pembangunan Jalan Provinsi Asahan-Tobasa Berbiaya Rp 6 Miliar Dimulai

* Warga Harapkan Kualitas Pengaspalan Baik
- Selasa, 15 September 2015 21:06 WIB
934 view
Pembangunan Jalan Provinsi Asahan-Tobasa Berbiaya Rp 6 Miliar Dimulai
SIB/D20
Proyek pembangunan jalan Provinsi Asahan- Tobasa Pulau Rakyat- Bandarpulau di Dusun 5, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aeksongsongan, Asahan, berbiaya Rp 6 miliar mulai dikerjakan. Senin (14/9).
Asahan (SIB)- Proyek pembangunan jalan provinsi Asahan- Tobasa, tepatnya di Dusun 5, Desa Marjanji Aceh, Kecamatan Aeksongsongan, Kabupaten Asahan mulai dikerjakan. Proyek berbiaya Rp 6.750.091.770,00 dari APBD Sumut 2015 itu dikerjakan PT Cendana Indah Karya. Konsultan Supervisi CV Gamma 91 Konsultan, dengan masa kerja 150 hari , masa pemeliharaan 365 hari, panjang penanganan 2.000,00 M terhitung Juni 2015, sesuai kontrak No 602/ DBM/ UPTDTB/ - KPA/735/2015. Diharapkan pengawasan dari semua pihak agar pengerjaannya sesuai kontrak.

Hal itu diungkapkan warga yang  tinggal di lokasi proyek kepada SIB, Senin (14/9) sore. Dikatakan Harahap (39), Silalahi (37), Simanjuntak (40), Anto (33), Jamal (30) dan Agus (35) jalan Provinsi jurusan Bandarpulau- Pulaurakyat itu sudah lama rusak parah yang dihiasi lubang- lubang berukuran kecil- besar . Akibatnya, warga yang melintas  baik dengan kendaraan roda dua maupun empat harus ekstra hati- hati, karena harus memilih mana jalan dan lubang. Jalan itu askes satu- satunya setiap hari dilintasi untuk mengeluarkan hasil bumi dan aktivitas anak sekolah.

Dua tahun yang lalu badan jalan berlubang ditambal sulam instansi terkait. Namun, akibat permukaan aspal tidak rata dan bergelombang warga pernah terjatuh di jalan tersebut. Selain itu, jika musim hujan jalan digenangi air mirip kubangan kerbau dan musim kemarau abu berterbangan di sepanjang jalan.

Hal senada juga dikatakan T Simanjuntak (45) warga Aeksongsongan. " Terkait jalan rusak itu kami mengharapkan Dinas Bina Marga Sumut melalui Unit Pelaksana Tennis Dinas Tanjungbalai, PPK, kontraktor dan pengawas lapangan supaya memperhatikan mutu dan kualitas proyek sehingga jalan berkualitas baik dan bertahan lama. Pasalnya, tahun lalu jalan provinsi ini pernah diaspal di Kecamatan Pulaurakyat- Bandarpulau. Namun, baru beberapa bulan selesai dikerjakan sudah berlubang di beberapa titik badan jalan, sehingga warga menilai proyek tersebut tidak berkualitas. ", ujarnya.

Pantauan SIB di lokasi proyek terlihat alat berat beko dan pekerja sedang mengeruk tanah di depan perumahan warga untuk  saluran air. Namun sangat disayangkan di plank proyek tidak tertulis berapa volume fisik lebar yang dikerjakan. Sementara pengawas proyek dan penanggung jawab UPTD Tanjungbalai tidak ada di lapangan untuk dikonfirmasi. SIB mencoba menghubungi staf teknisi kantor Aswin Siregar dan PPK (Pejabat Pembuat Komitmen) M Salim  ST via seluler  berulang kali tidak aktif. (D20/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru