Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Tiang Telepon Hampir Roboh, Ancam Keselamatan Pengendara di Lau Baleng

- Rabu, 16 September 2015 21:56 WIB
292 view
Tiang Telepon Hampir Roboh, Ancam Keselamatan Pengendara di Lau Baleng
Tanah Karo (SIB)- Tiang telepon berkarat seperti besi tua miring ke jalan, para sopir banyak yang mengeluh karena dapat mengancam keselamatan  yang melintas dari arah Medan ke Kuta Cane atau sebaliknya, persisnya di Desa Martelu, Kecamatan Lau Baleng, Karo.

Menurut Retina Ginting (57) warga Desa Martelu kepada SIB, Selasa (15/9), tiang telepon tersebut sudah hampir sebulan lebih patah dibagian pangkal akibat berkarat seperti besi tua. Hanya saja kabel yang masih mengikat tiang yang menyebabkan tidak jatuh ke tanah. Banyak kenderaan saat melintas di daerah itu, harus ekstra hati-hati, apalagi kenderaan berbadan tinggi bisa saja menabrak tiang dan mengancam keselamatan warga di sekitarnya.

Lampu PLN Padam   

Sementara itu lampu listrik milik Perusahan Listrik Negara (PLN) Ranting Tiga Binanga sering padam, kesehariannya bisa mencapai 5 atau 7 kali padam.
Kondisi ini mengakibatkan masyarakat gelisah, sebab berbagai kegiatan penting terkadang terganggu, belum lagi alat-alat elektronik banyak yang rusak akibat arus litrik sering hidup mati .

Beberapa masyarakat Lau Baleng, Kab. Karo kepada SIB mengatakan, mulai hari Sabtu (12/9) malam persisnya pada acara pelantikan PAC IPK Kec, Lau Baleng, acara sempat beberapa kali terhenti akibat tiba-tiba lampu listrik padam. Hari Minggu (13/9) mulai pukul 11.00 Wib juga mengalami hal yang sama. Sedangkan pada Senin (14/9) mulai pukul 10.00 Wib sampai 17.30 WIB listrik mati.    

Pdt Jery Yonanta Sitepu STh Ketua Majelis GBKP Klasis Lau Baleng, Sabam Situmorang tokoh pemuda yang juga Sekretaris GAMKI Kec. Lau Baleng  kepada SIB baru-baru ini secara terpisah sangat menyesalkan  kondisi listrik milik negara yang selalu hidup mati setiap hari.

Warga berharap agar managemen PLN dapat bekerja secara maksimal, jangan membiarkan keadaan seperti ini terus berlangsung lama.(B02/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru