Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Dosen IPB Sebut Jeruk ‘Vijay’ Simalungun Berkualitas Baik

- Kamis, 17 September 2015 21:42 WIB
427 view
Dosen IPB Sebut Jeruk ‘Vijay’ Simalungun Berkualitas Baik
Simalungun (SIB)- Jeruk madu Simalungun atau lazim disebut ’jeruk vijay’ oleh warga setempat memiliki kualitas yang sangat baik. Ukuran buah yang besar dan menarik serta rasanya yang manis membuat jeruk itu pantas masuk ke pasar luar negeri.

“Sangat bagus. Kualitasnya baik. Tidak diragukan lagi. Jeruk ini sangat pantas memasuki pasar Jakarta, begitu juga pasar luar negeri,” kata dosen Institut Pertanian Bogor (IPB) Tri Adiaty, Parapto, Zulhan, Asyar dan Mercy.

Hal ini disebutkan mereka ketika mengamati jeruk vijay di ladang Ginta Sipayung di Desa Marubun Kecamatan Purba Kabupaten Simalungun, Rabu (16/9). Mereka terlihat kagum melihat jeruk tersebut. Dari beberapa daerah di Indonesia yang mereka jalani, jeruk vijay ini tidak kalah dengan daerah lain.

“Ini sangat bagus. Ukuran buahnya pun besar dan warna kuningnya tampak cantik. Dibanding daerah lain, jeruk ini masih yang terbaik kami lihat,” kata mereka sembari memperhatikan dan memperlihatkan jeruk tersebut kepada wartawan.

Mereka meminta kepada petani yang telah membudidayakan jeruk vijay supaya mengimplementasikan kepada petani lain agar semua petani bisa menanam jeruk ini dengan baik.

”Sekarang tinggal petaninya supaya saling berbagi dalam hal bibit, cara bercocok tanam dan pemasarannya. Kalau masalah kualitas tidak diragukan lagi,” katanya sembari mengatakan jeruk vijay sudah sewajarnya masuk ke Taman Buah Mekar Sari di Cibubur. Daerah itu merupakan koleksi buah se-Indonesia.

Sementara itu, petani yang telah membudidayakan jeruk vijay, Ginta Sipayung mengatakan, harga jeruk ini selalu lebih mahal ketimbang jeruk lokal. Serangan hama pun lebih tahan dengan jeruk lokal. Jika harga jeruk di pasaran Rp 6.000 per kilogram, jeruk vijai ini dibandrol Rp 7.000 sampai Rp 8.000 per kilogram. (C09/h)

 


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru