Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 15 Februari 2026

Kabut Asap Semakin Tebal di Perdagangan Sekitarnya

- Senin, 21 September 2015 20:11 WIB
228 view
Kabut Asap Semakin Tebal di Perdagangan Sekitarnya
Simlaungun (SIB)- Kabut asap yang terjadi akibat kebakaran hutan di Riau, kini semakin menunjukkan dampaknya di Perdagangan, Kecamatan Bandar sekitarnya. Kabut yang semakin menebal atau pekat sudah meresahkan masyarakat. Kabut asap yang terjadi di kota Perdagangan saat ini sudah mengakibatkan pedih mata saat memandang dan tenggorokan seperti kering dan jarak pandang 100 meter, Minggu (13/9).

Kabut asap ini menjadi pembicaraan ditengah-tengah masyarakat di Simalungun Bawah. Salah satu warga Perdagangan Kecamatan Bandar Pesta Pangaribuan ketika ditemui SIB di Perdagangan, Minggu (13/9) mengatakan, kabut asap ini hari semakin tebal.

Pesta menjelaskan hari-hari kemarin memang kabut asap ada, namun ini hari semakin parah. “Pagi hari tadi kabut masih biasa-biasa saja, tapi menjelang siang hari kabut asap tiba-tiba menebal”, katanya. Melihat perubahan drastis yang terjadi pada hari Minggu ini Pesta berikut warga kota Perdagangan lainnya semakin khawatir terkena dampak yang lebih berbahaya kepada kesehatan warga akibat pengaruh kabut asap yang terjadi.

Berikut juga dengan Herman 41 warga Bandar Masilam ketika ditemui di Perdagangan, Minggu (13/9) mengatakan, terkejut melihat tebalnya kabut asap yang terjadi di kota Perdagangan. Menurutnya di Bandar Masilam tidaklah separah di kota Perdagangan.

Menurut pengakuan warga, dampak kabut asap sudah sangat mempengaruhi kesehatan seperti mata pedih pada saat memandang saat diluar rumah apalagi ketika saat berkendara, tenggorokan kering dan batuk. Hal ini diakui oleh Tompson Saragih warga jalan Sisingamangaraja Perdagangan yang mengatakan, tenggorokan agak kering dan batuk, agak sesak bernapas sehingga mengakibatkan jadi kurang enak badan.

Melihat dampak kabut asap yang semakin menebal dan meresahkan, Pesta berharap pemerintah dapat segera mengatasinya. (C08/h)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru