Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Pengurus Gereja Pentakosta Indonesia Bantu Pengungsi Sinabung

- Rabu, 19 Maret 2014 11:12 WIB
961 view
Pengurus Gereja Pentakosta Indonesia Bantu Pengungsi Sinabung
SIB/Sonry Purba
Pengurus Gereja Pentakosta Indonesia saat memberikan bantuan pengungsi Sinabung di Posko GBKP Ketepul.
Tanah Karo (SIB)- Pengurus Gereja Pentakosta Indonesia yang disponsori Ketua/Pendeta Umum Gereja Pentakosta Indonesia, Rev Dr MH Siburian yang  diwakili Sekjen Pdt Drs J Manurung STh serahkan bantuan untuk pengungsi Sinabung di tiga titik, Selasa (18/3/2014).

Adapun para rombongan itu masing-masing Pdt J Silalahi STh (Wakil Sekjen I), Pdt A Tarigan STh (Wakil Sekjen II), Pdt Arifin Sihombing MSc (Departemen Pemuda), Pdt J Lumbanraja STh  (Pembantu Umum Wilayah Medan), Pdt J Sitorus STh (Koordinator Pembantu Umum Tanah Karo/Aceh Tenggara), Pdt K Siboro STh (Pembantu Umum Wilayah Siantar-Simalungun).

Para pengurus Gereja Pentakosta Indonesia terlebih dahulu memberikan bantuan di Posko GBKP Asrama Kodim, Posko GBKP Simpang Enam dan Posko GBKP Ketepul di Kabanjahe.

Adapun bantuan yang diberikan di Posko GBKP Asrama Kodim, 2 sak gula pasir (1 sak @ 50 kg), Indomie (10 kotak), pepsodent (1 dus @12 lusin), sabun lifebuoy (1 kotak), minyak makan ( 10 kotak @ 1 liter), beras (33 karung @ 10 kg) dan uang tunai Rp 15.500.000.

Posko GBKP Simpang Enam, gula pasir (2 sak @ 50 kg), Indomie (10 kotak), pepsodent (1 dus @12 lusin), sabun lifebuoy (1 kotak), minyak makan (10 kotak @ 1 liter), beras (33 karung @ 10 kg) dan uang tunai Rp 15.500.000.

Sementara di Posko GBKP Ketepul, beras 45 sak (@10 kg), indomie (10 kotak), minyak goreng 10 kotak (@12 liter), gula (2 goni @50 kg), kopi dan bubuk teh, pepsodent, sayur-sayuran dan uang tunai untuk relawan 100 ribu per orang untuk 13 orang, Rp 50 ribu/KK untuk 102 KK di GBKP Katepul dan di Losd Katepul Rp 50 ribu/KK untuk 67 KK.

Pdt Drs J Manurung STh menyatakan bantuan ini sebagai bentuk keperdulian sesama manusia menghadapi bencana alam. Di samping itu, ia juga memberikan kata-kata penghibur. “Yesus Kristus tetap menyertai kita, meski dalam keadaan musibah bencana alam, kesusahan dan kesulitan lainnya. Yang penting kita berserah dan mendekatkan diri, pasti Yesus Kristus  campur tangan kepada kita dan ada mukzizat,”ungkapnya.

Lebih lanjut  ia berharap agar bencana yang terjadi menimpa masyarakat Kab. Karo dapat segera berakhir dan para pengungsi segera kembali ke kampung halaman masing-masing untuk melaksanakan aktivitasnya. (B1/c)
 
Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 19 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru