Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Menghadapi Pasar Bebas Asean Tahun 2015, Pematangsiantar Harus Memiliki Strategi Jitu

- Jumat, 21 Maret 2014 11:25 WIB
811 view
 Menghadapi Pasar Bebas Asean Tahun 2015, Pematangsiantar Harus Memiliki Strategi Jitu
Pematangsiantar (SIB)- Menghadapi persaingan ekonomi pada pasar ASEAN Free Trade Area (AFTA), Asia-Pacific Economic Cooperation (APEC), tahun 2015 harus disikapi  dengan tepat dan cermat dan masyarakat bersama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, juga harus memiliki strategi yang jitu.

"Masyarakat bersama Pemko Pematangsiantar tidak boleh hanya menjadi penonton pada era  perdagangan bebas ini, tetapi  harus bisa menjadi aktor yang berperan aktif di perekonomian Indonesia," kata Denny Torang H Siahaan SH calon anggota legislatif  nomor urut 5 dari partai Golkar daerah pemilihan 1 kota Pematangsiantar, Rabu (19/3/2014).

Dijelaskannya, pasar bebas Asean 2015 diibaratkan sebuah "kue" yang akan diperebutkan seluruh negara Asean maupun dunia. Sehingga untuk memperebutkan "kue" itu perlu sinergi secara bersama-sama untuk mengambil porsi baik yang kecil maupun yang besar.

Disebutkannya, upaya menghadapi era perdagangan bebas Asean 2015 maupun globalisasi, dibutuhkan kesiapan dan strategi yang mencakup strategi bisnis dan perbankan maupun strategi regulasi yang menguntungkan baik Kota Pematangsiantar.

"Jangan sampai pasar bebas Asean ini justru menjadi persaingan antara pelaku di dalam Kota Siantar sendiri yang berakibat dimanfaatkan para pelaku usaha  dari negara lain. Dan dengan membina dan mengembangkan sektor usaha kecil menengah (UMKM) dapat meningkatkan 70 persen pendapatan masyarakat," ujarnya.

Selain itu juga, para pelaku usaha juga harus membuat  produk-produk unggulan yang mampu bersaing di pasar bebas, karena di negeri ini banyak sekali produk-produk unggulan yang memiliki keunggulan komperatif.

"Jangan sampai produk-produk unggulan kita baik pertanian, peternakan dan perikanan kalah bersaing dengan negara lain," ungkapnya.

Maka dari itu kata Denny Torang H Siahaan SH, untuk merubah wajah suatu kota juga sangat membutuhkan seorang anggota legislatif yang memiliki pandangan khusus dan serius untuk menggagasi ide tersebut.

“Jangan hanya sekedar janji politik saja. Dan bagi saya Pematangsiantar ini sudah selayaknya berubah ke arah yang lebih baik lagi. Dengan menjadikan kota ini menjadi ekonomi dan industri kreatif tentu akan mendatangkan banyak income (pendapatan-red) bagi masyarakat yang akhirnya bisa menambah penghasilannya,” katanya.

“Memang untuk menjalankan usaha tersebut banyak terbentur di modal, makanya jika nantinya terpilih kita akan lakukan pengawasan serius untuk itu. Kemudian, kita akan melibatkan dinas UMKM untuk pengawasan dan pelatihan. Ini juga sebagai langkah awal untuk menghadapi perdagangan bebas Asean 2015 sehingga kita Indonesia dan Pematangsiantar khususnya mampu bersaing dengan negara lain  sebagai kota ekonomi kreatif,” jelasnya. (C6/q)

Simak berita selengkapnya di Harian Umum Sinar Indonesia Baru (SIB) edisi 21 Maret 2014. Atau akses melalui http://epaper.hariansib.co/ yang di up-date setiap pukul 13.00 WIB.

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru