Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

Puncak Festival Lagu Batak Tapanuli di Lau Baleng Karo Meriah

- Senin, 04 Januari 2016 21:33 WIB
690 view
Puncak Festival Lagu Batak Tapanuli di Lau Baleng Karo Meriah
Tanah Karo (SIB)- Acara puncak babak final Festival Lagu  Tapanuli berlangsung meriah di Lau Baleng, Karo. Panggung fesitival yang diisi 5 kontestan juga dimeriahkan penampilan Trio Ringgo Star, Windi br Rumapea dan hiburan Gondang Tor-Tor, Sabtu,(2/1) di Losd Pekan Lau Baleng, Kec. Lau Baleng, Karo.

Sejak babak eleminasi, penampilan dan suara Lidia Kandau br Manullang mempunyai warna tersendiri sehingga dewan juri pantas memberi predikat sebagai juara festival jilid II ini melalui lagu “Asa sombu roham” dan “Saputangan na marsulam goar mi”. Sementara Mawan Aprialinata br Hombing kontestan dari Aceh Tenggara berhasil tampil sempurna, namun warna suara Lidia sedikit lebih unggul dibandingkan dengan Mawan dari lagu “Holong Nasotarputik” dan “Dongani ma au” “Tung So Tarlupahon”.

Elisabet Gres br Sirait merupakan kontestan termuda tampil lewat lagu “Gereja Bolon” dan “Surat Narara” namun penampilannya tidak seperti penampilan biasanya, sehingga dewan juri banyak memberikan komentar untuk perbaikan ke depan dan  berhasil tampil sebagai juara III.

Masing-masing juara harapan Gunawan Nababan tampil lewat lagu ”Sigaret Begu” dan “New Hunter” sementara Rio Sihaloho tampil dengan “Tung so tarlupahon” dan “Rodo au tu pestami”.

Memeriahkan acara puncak babak final, panitia menghadirkan Gondang Tor-Tor Rumapea Berastagi, Trio Ringgo Star dan Widya boru Rumapea. Acara ini didukung  UD Purba Entertainment dengan artsment musik pengiring Ardi Jeremia Sinulaki.

Ketua Panitia Festival Lagu Tapanuli, Japandus Silalahi didampingi panitia lainnya  mengatakan  festival tersebut merupakan event tetap mengisi acara Natal dan Tahun Baru.

Sementara Camat Lau Baleng Drs Kalsium Sitepu menyerahkan piagam penghargaan kepada seluruh panitia pelaksana festival termasuk para pemerhati seni budaya Batak yang disampaikan Plt Kepala Desa Lau Baleng Reno Karo-Karo.

“Festival ini sudah menjadi  event tahunan dan ini harus kita hargai, sebab kegiatan ini sangat positip. Walau dalam bentuk hiburan, sisi lain juga diperoleh sebagai upaya pelestarian budaya termasuk menggalang persatuan dan kesatuan. Hal terutama adalah mencari talenta-talenta terpendam yang bisa kelak diorbitkan ke jenjang lebih tinggi”. ujar Kepala Desa . (B02/c)


SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru