Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 28 Oktober 2026

Dipecat, Karyawan Usaha Mie Pansit YY Bersama SBSI Demo di Pematangsiantar

- Jumat, 08 Januari 2016 21:09 WIB
1.033 view
Dipecat, Karyawan Usaha Mie Pansit YY Bersama SBSI Demo di Pematangsiantar
SIB/Andomaraja P Sitio,SPd
Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Siantar bersama puluhan karyawan Mie Pansit YY demo di depan Mie Pansit YY di Jalan Gereja Pematangsiantar, Kamis (7/1).
Pematangsiantar (SIB)- Puluhan karyawan Mie Pansit YY bersama pengurus Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) Kota Siantar demo di depan usaha milik Mie Pansit Yonglani Jalan Gereja Pematangsiantar, Kamis (7/11).

Pantaun SIB di lokasi buruh yang bergabung dalam Serikat Buruh Sejahtera Indonesia bersama karyawan yang dipecat menyuarakan aspirasi dan menblokade Jalan Gereja depan ssaha Mie Pansit Yonglani.

Kordinator aksi Fransiskus Silalahi menyampaikan, PHK 13 karyawan oleh pengusaha Mie Pansit YY Pematangsiantar diduga tanpa alasan yang jelas sehingga menjadi pukulan keras bagi  perjuangan kaum buruh mempertahankan hak dan kewajibannya.

“Kami bersama kaum buruh yang bekerja di Mie Pansit YY menyatakan sikap menolak pemecetan (PHK) 13 karyawan serta meminta untuk memperkerjakan mereka tanpa syarat dan selanjutnya meminta penyesuaian upah sesuai dengan UMK Kota Pematangsiantar tahun 2016 sebesar Rp.1.800.000,” desak Fransiskus.

Fransiskus menambahkan pihak pengusaha Mie Pansit YY juga supaya segera mendaftarkan buruhnya menjadi peserta BPJS Tenaga Kerja dengan ketentuan jam kerja kepada buruh sesuai UU No.13 Tahun 2013.

Sementara pemilik usaha Mie Pansit Yonglani (53) mengatakan aksi itu telah merugikan orang banyak. "Seharusnya bisa audiensi dengan kita dulu, kenapa langsung aksi begitu, terus terang bagi saya tidak ada masalah bila usaha saya ditutup," kata Yonglani dengan nada keras.

Yonglani menjelaskan permintaan 13 karyawan mengenai gaji dan parcel Tahun Baru akan diberikan, namun bila ingin bekerja kembali itu sama saja tidak masuk akal,"kalau masalah uang yang dituntut kita bayar tapi kalau masuk kembali untuk bekerja, menurut saya tidak masul akal," terangnya.

Di sela aksi, pihak pemilik usaha akhirnya menerima perwakilan Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (SBSI) yang diketuai Fernando Maurit Siahaan bersama pengurus dan aparat kepolisan. Namun yang terjadi awal pertemuan pemilik Mie Pansit Yonglani langsung mengeluarkan kata dengan nada keras dan terjadilah perdebatan adu mulut sehingga situasi menjadi panas antara pemilik Mie Pansit YY dengan pengurus SBSI Siantar. "Kesepakatan antara pemilik Mie Pansit dan perwakilan SBSI Siantar hingga Kamis sore belum final." (Dik-APS/h)



SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru