Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 05 Maret 2026

Harga Turun, BBM Langka di Padang Lawas Utara

- Jumat, 08 Januari 2016 21:35 WIB
580 view
Harga Turun, BBM Langka di Padang Lawas Utara
SIB/ Nimrot Siregar,SH
SPBU Gunung Tua kehabisan stok BBM, Rabu (6/1). Di SPBU ini petugas pun menuliskan ‘mohon maaf, BBM sedang dalam perjalanan’
Gunungtua (SIB)- Pasca turunnya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Selasa (5/1) dimulai pukul 00.00 WIB, stok BBM Kabupaten Padang Lawas Utara semakin langka. Setidaknya tiga unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kehabisan stok BBM, Rabu (6/1). Barulah pada Kamis (7/1) mulai lancar namun stok terbatas.

Tiga SPBU Gunung Tua yang dipantau wartawan di antaranya berada di Jalan SM Raja, Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, SPBU Hutaimbaru yang berada di Desa Hutaimbaru, Kecamatan Halongonan dan SPBU Aek Godang Pasar Aek Godang, Kecamatan Ulu Sihapas sempat kehabisan solar, premium maupun pertamax.

Setiap SPBU ada kertas pengumuman  bertuliskan ‘Mohon maaf, BBM sedang dalam perjalanan’ atau ada juga ‘bensin dan solar habis’. Salah satu petugas SPBU Gunungtua  R Harahap menyebutkan  bahwa penyebab kelangkan BBM tersebut dipengaruhi peningkatan permintaan BBM dari masyarakat saat perayaan Natal dan Tahun Baru beberapa waktu lalu.

Selain itu juga disebabkan keterlambatan pasokan BBM dari pihak Depo Pertamina Dumai dan Sibolga. Padahal pihak SPBU sudah melakukan order ke Pertamina, namun hingga hari ini order tersebut belum juga mereka terima.

Walau begitu untuk stok darurat BBM di SPBU Gunung Tua masih mereka sediakan dengan jumlah yang sesuai ketentuan yakni  10.000 liter atau 1 ton, sedangkan untuk jatah BBM dari SPBU Gunung Tua adalah 24.000 liter atau 24 ton setiap harinya.

Seorang konsumen Adianto S mengaku sangat kecewa atas kelangkaan BBM tersebut, terutama jenis Premium . Diduga kelangkaan BBM ini ada permainan, di mana  pihak SPBU sengaja menghabiskan stoknya dengan menjual BBM bersubsidi ini ke industri menjelang pemberlakuan penurunan harga BBM oleh pemerintah beberapa hari lalu.

Ia meminta pemerintah menindak tegas jika ada pelaku penyelewengan BBM dan diharapkan agar pemerintah mengatur kembali sistem distribusi ke daerah-daerah demi menghindari terjadinya kelangkaan BBM tersebut.

SPBU PADANGSIDIMPUAN
Pantauan wartawan SIB di beberapa SPBU Padangsidimpuan, Kamis (7/1) bahwa BBM tersebut sangat sedikit dibanding jumlah kendaraan yang mengantri sangat banyak. Alhasil antrian kendaraan tidak terhindari. Antri di SPBU di Kota Salak tersebut sudah terjadi dua hari belakangan ini. Menurut pengendara kepada SIB, bahwa stok SPBU di daerah itu terbatas sementara jumlah kenderaan sangat banyak, apalagi saat liburan Natal dan Tahun Baru jumlah kendaraan bermotor di Kota Salak tersebut  bertambah banyak.

Salah satu SPBU di Jalan Imambonjol Padangsidimpuan, siangnya BBM sudah habis dan petugas  sudah membuat pengumuman, “Maaf BBM habis”. (E08/c)
 

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru