Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026

Proyek Pelebaran Jalan Desa Rimo Bunga Karo Berbiaya Ratusan Juta Rupiah Tidak Kunjung Selesai Dikerjakan

- Jumat, 05 Februari 2016 15:50 WIB
790 view
Proyek Pelebaran Jalan Desa Rimo Bunga Karo Berbiaya Ratusan Juta Rupiah Tidak Kunjung Selesai Dikerjakan
SIB/Theopilus Sinulaki
BELUM SELESAI: Proyek pelebaran jalan Desa Rimo Bunga Kecamatan Mardingding sepanjang 2,5 Km yang bersumber dari Anggaran Dana Desa TA 2015 sebesar Rp. 262 juta belum selesai dikerjakan. Foto dipetik Kamis (4/2) bersama Ketua LSM Perintis Alfian Ginting.
Tanah Karo (SIB)- Proyek pelebaran jalan Desa Rimo Bunga Kecamatan Mardingding, Karo sepanjang 2,5 KM yang bersumber dari Anggaran Dana Desa (ADD) TA.2015 Sebesar Rp.262 Juta hingga saat ini belum selesai dikerjakan.

Pantauan SIB bersama Ketua LSM Perintis Kecamatan Mardingding, Alfian Ginting, Kamis (4/2) ke lokasi pengerjaan proyek di sepanjang jalan Desa Rimo Bunga tampak 1 unit alat berat escavator masih bekerja melakukan pembersihan tebing jalan.

Alfian Ginting menilai bahwa pengelolaan proyek ADD yang dikerjakan pihak pemerintahan desa perlu dipertanyakan. Pasalnya pengerjaan proyek tersebut diduga kurang profesional sehingga waktu pekerjaan proyek tidak sesuai waktu pelaksanaan.

“Keterlambatan pengerjaan proyek tersebut dinilai telah melewati ambang batas. Hal ini perlu ditinjau agar kejadian ini tidak terulang untuk pelaksanaan proyek berikutnya”, katanya.

Kepala Desa Rimo Bunga, Pasti Sembiring dikonfirmasi SIB, Kamis (4/2) di Desa Mardingding membenarkan adanya keterlambatan pengerjaan proyek berbiaya Rp. 262 juta tersebut. Menurutnya keterlambatan itu disebabkan beberapa teknis, termasuk curah hujan yang tinggi dan pencairan dana tahap 3 yang tertunda.
Walaupun pencairan dana proyek tersebut tertunda tanpa merinci apa penyebabnya, akan tetapi proyek tersebut tetap akan dikerjakan melalui dana pinjaman pihak ke tiga.

“Sampai sejauh ini pekerjaan proyek tersebut tetap dilanjutkan hingga selesai, palagi dana yang telah dibayarkan masih 50 % kepada suplayer dan sisanya tetap akan diupayakan melalui pinjaman dari pihak ketiga sampai pencairan tahap ke tiga”, katanya. (B02/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru