Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 28 Juni 2026

Utamakan Keselamatan Kerja, Asian Agri Gelar Pelatihan K3

- Sabtu, 06 Februari 2016 13:40 WIB
241 view
Asahan (SIB)- Memperingati bulan K3 Nasional,  Asian Agri menyelenggarakan rangkaian kegiatan Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K-3) diseluruh unit bisnisnya yang tersebar di Sumatera Utara, Riau dan Jambi.

Group Manager PT Gunung Melayu  OW Maradat Limbong mengatakan, untuk Sumut, pelatihan dilakukan di PT Gunung Melayu yang  di Desa Batu Anam, Asahan.  Pelatihan berlangsung  2 hari, 2 - 4 Pebruari 2016, dengan peserta  22 orang.

Pelatihan bertema “Strategi penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja (SMK3)”  ini katanya, bertujuan untuk meningkatkan kompetensi AK3U (Ahli Keselamatan & Kesehatan Kerja Umum)  Asian Agri. Sebab, sebagai perusahaan yang memiliki komitmen terhadap sustainability, khususnya penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja, keselamatan karyawan adalah hal utama yang harus diperhatikan.

“Aspek K3 merupakan aspek yang paling penting dalam kehidupan dan pekerjaan sehari - hari. Training ini untuk mengisi dan meningkatkan  kompetensi AK3U untuk lebih mendalam lagi dan tugas AK3U  adalah menjadi role model untuk semua karyawan dalam pekerjaan sehari hari. Management kebun secara keseluruhan garda terdepan untuk mengawal budaya safety leadership, AK3U adalah konsultan dari management kebun,” jelasnya.

Yang menjadi instruktur pelatihan, adalah Edy Saptono, Direktur Asosiasi Profesi Keselamatan Pertambangan Indonesia (APKPI). Dikatakan Edy Saptono, pelatihan K3 adalah salah satu kegiatan perusahaan agar tercipta kesamaan persepsi dari seluruh pimpinan unit.   “Inti dari pelatihan ini difokuskan untuk penyamaan persepsi di seluruh pimpinan unit, AK3U dan tim P2K3 (Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja)  di Asian Agri yang telah disosialisasikan secara nasional di seluruh perusahaan di Indonesia.” ucapnya.

Koordinator Safety Asian Agri, Putu Grhyate Yonata Aksa mengatakan, kegiatan serupa juga telah dilakukan di wilayah Asian Agri lainnya, baik yang ada di Riau maupun  Jambi, dengan total peserta keseluruhan mencapai 70 orang.

“Dengan pelatihan ini diharapkan dapat menyamakan misi, mencari cara dan rencana terbaik demi keberhasilan penerapan sistem manajemen keselamatan dan kesehatan kerja di Asian Agri”, ujar Putu Grhyate Yonata Aksa. Selain itu, ia  juga mengatakan bahwa baru-baru ini, unit bisnis Asian Agri;  PT Hari Sawit Jaya dan PT Supra Matra Abadi memperoleh penghargaan “Zero Accident Award” dari pemerintah. (Rel/R5/l)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru