Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Kamis, 26 Maret 2026

Gempa Labusel Unjuk Rasa Dugaan Pencemaran Lingkungan

- Jumat, 12 Februari 2016 18:50 WIB
248 view
Gempa Labusel Unjuk Rasa Dugaan Pencemaran Lingkungan
SIB/Rudi Afandi Simbolon
UNJUK RASA : Gempa Labusel berunjukrasa di DPRD Labusel, Kamis (11/2).
Kotapinang (SIB)- Sekelompok pemuda yang tergabung dalam Gerakan Pemuda, Mahasiswa Kabupaten Labusel (Gempa Labusel), Kamis (11/2) berunjukrasa di DPRD Labusel. Mereka mendesak agar Dewan segera menjelaskan hasil RDP terkait adanya dugaan pencemaran yang dilakukan PT Nubika Jaya Blok Songo.

Dalam orasinya, mereka menduga DPRD Labusel telah bermain mata dengan pihak perusahaan, sehingga tindaklanjut dugaan adanya pencemaran baru-baru ini tidak berjalan sebagaimana mestinya. "Kita menduga DPRD Labusel telah bermain mata dengan perusahaan sehingga tidak ditindaklanjut mengenai limbah," kata Yazit Alfaro Hasibuan.

Dikatakan, selain limbah milik PT Nubika Jaya yang mengganggu kesehatan masyarakat Bloksongo, ijin yang dimiliki perusahaan yang terletak di dekat pemukiman masyarakat itu juga tidak lengkap. "Untuk itu, kita meminta agar DPRD segera merekomendasikan permasalahan limbah PT Nubika Jaya ke Pemkab Labusel. Kami meminta DPRD segera membuka kepada publik hasil RDP yang dilakukan dan meminta pimpinan daerah segera menutup perusahaan yang terindikasi tidak memiliki ijin resmi," katanya.

Aksi itu akhirnya diterima Wakil Ketua DPRD Khairul Harahap dan menyatakan akan segera memanggil dan menindaklanjuti adanya dugaan pencemaran lingkungan yang dilakukan PT Nubika Jaya Blok Songo. "Nanti saya akan panggil dan tindaklanjuti. Kita akan kembali melakukan RDP terkait permasalahan itu," katanya. Menurutnya, pihaknya tidak mengikuti adanya RDP yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Dikatakan, berdasarkan keterangan rekan DPRD, sewkatu RDP kemarin, DPRD Labusel masih meminta kelengkapan berkas dari perusahaan dan belum menindaklanjutinya. "Kebetulan pada waktu itu saya tidak ikut dalam RDP. Untuk kali ini segera akan ditindaklanjuti dan akan dilakukan pembahasan sesuai dengan aspirasi dari para mahasiswa," katanya. (D16/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru