Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Selasa, 24 Februari 2026

Plt Wali kota Medan Pengorekan parit di Jalan Jawa Medan

- Selasa, 25 Februari 2014 11:48 WIB
989 view
Plt Wali kota Medan  Pengorekan parit di Jalan Jawa Medan
SIB/Wilfrid
Pantau: Plt Walikota Medan Drs Dzulmi Eldin MSi didampingi Kadisi Bina Marga Kota Medan Khairul Syahnan meninjau langsung pengorekan saluran drainase di Jalan Jawa Medan, Senin (24/2) siang.
Medan (SIB)- Mengantisipasi terjadinya genagan air akibat saluran drainase dan gorong gorong yang tidak berfungsi, Plt Wali kota Medan Drs Dzulmi Eldin MSi meninjau dan memimpin langsung pengorekan saluran drainase di Jalan Jawa Medan, Senin (24/2) siang.

Pengorekan itu dilakukan untuk meminimalisir terjadinya genangan air di kawasan tersebut. Pasalnya setiap kali hujan deras turun,  drainase tidak mampu menampung debit air hujan sehingga meluap dan menggenani jalan. Kondisi itu terjadi akibat drainase dan gorong-gorong yang ada tersumbat.

Selain mengerahkan puluhan personel dari Dinas Bina Marga dan Dinas Kebersihan, pengorekan juga melibatkan 1 unit alat berat jenis backhoe,   mobil tangki pengisap lumpur, bor mesin serta sejumlah truk untuk mengangkut lumpur maupun sampah hasil pengorekan.

Supaya hasil pengorekan lebih maksimal lagi, sejumlah penyelam pun diturunkan untuk membersihkan tumpukan sampah di dasar gorong-gorong.

Pengorekan diawali  dengan diterjunkannya sejumlah penyelam untuk membersihkan gorong-gorong. Para penyelam masuk melalui  lubang control berdiameter lebih kurang  0,5 x 1,5 meter. Meski telah berulangkali menyelam sampai dasar gorong-gorong namun upaya untuk membersihkan sampah tidak efektif. Selain air penuh, kecilnya lubang control menyebabkan para penyelam kurang leluasa bergerak.

Untuk mengatasinya langsung diperintahkan untuk membendung drainase dengan menggunakan goni berisi pasir.Kemudian mobil tangki penyedot lumpur langsung disuruh mengisap air.

Begitu air kering, para penyelam kemudian memasuki kembali gorong-gorong untuk membersihkan tumpukan sampah maupun lumpur  yang selama ini mengendap sehingga membuat air tidak mengalir.

Di samping pengorekan dasar gorong-gorong juga dilakukan pengorekan trotoar untuk membuat lubang yang akan ditembuskan ke dasar parit. Dengan demikian jika terjadi lagi genangan air, maka langsung cepat surut karena air   mengalir ke  drainase. (A9/w)




SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru