Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 17 Juli 2026
Sidak Arus Mudik Idul Fitri di Pelabuhan Belawan dan Bandara Kuala Namu

Gubsu: Jauh Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya

- Sabtu, 02 Juli 2016 10:03 WIB
354 view
Gubsu: Jauh Lebih Baik dari Tahun Sebelumnya
SIB/Pally Simangunsong
Gubsu Erry Nuradi didampingi Kapoldasu Irjen Pol Raden Budi Winarso menyampaikan keterangan terkait kondisi Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan saat memantau arus Mudik Idul Fitri 2016, Jumat (1/7).
Belawan (SIB)- Sepekan menjelang Idul Fitri 2016, Gubsu Erry Nuradi dan Kapoldasu Irjen Pol Raden Budi Winarso beserta rombongan, Jumat (1/7) meninjau kondisi Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan serta memantau arus mudik.

"Arus mudik mulai padat, kondisi Pelabuhan Belawan jauh lebih baik dibanding tahun lalu, pelayanan terhadap masyarakat juga bagus, sudah dilengkapi dengan pintu elektronik dan garbarata," ujar Gubsu kepada wartawan usai meninjau berbagai fasilitas di Terminal Penumpang Bandar Deli, Pelabuhan Belawan.

Namun ada beberapa hal seperti Kamtibmas perlu ditingkatkan sebab menurut Gubsu jika ada keramaian ada pihak atau oknum tertentu memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan.

Selain itu, kesiagaan Posko Kesehatan juga perlu ditingkatkan untuk mengantisipasi adanya pemudik atau penumpang yang mengalami gangguan kesehatan akibat cuaca yang sangat panas saat ini.

Dalam kesempatan tersebut Gubsu juga mengimbau agar masyarakat dapat menggunakan moda transportasi laut maupun kereta api dalam melaksanakan mudik sebab kondisinya cukup nyaman.

Karena menurut Gubsu sesuai data dari Dinas Perhubungan dan Ditlantas jumlah pemudik yang menggunakan jalur darat setiap tahunnya terus meningkat sehingga kepadatan di darat sangat luar biasa.

Sementara itu, menurut Kapoldasu sepekan menjelang Idul Fitri tahun ini secara umum kondisi keamanan di Sumut masih kondusif.

"Dua pertiga kekuatan Polri yang ada di Poldasu kita kerahkan untuk pengamanan Idul Fitri, tidak hari libur, tidak ada cuti, terdapat 27 Polres dengan kekuatan sembilan belas ribu personil dan dua belas ribu untuk pengamanan Lebaran," jelas Kapoldasu kepada wartawan.

Sedangkan terhadap kediaman atau rumah warga yang kosong karena ditinggal mudik menurut Kapoldasu hal tersebut akan dipantau oleh petugas Babinkamtibmas, namun warga diharapkan tetap memberitahukan kepada kepala lingkungan setempat dan setiap ada peristiwa atau hal-hal yang mencurigakan warga diharapkan cepat melaporkannya sehingga petugas kepolisian dapat bertindak cepat.

Kapoldasu juga mengatakan, pihaknya juga akan mengoperasikan 1 unit helikopter untuk memantau arus lalu lintas di kawasan Berastagi dan Jalinsum sekitarnya jika terjadi kemacetan atau penumpukan kendaraan akan dilaporkan kepada petugas di darat untuk segera mengurainya.

Sebelumnya Kacab PT Pelni Medan, Buddi Santoso mengatakan, sesuai laporan yang diterima pihaknya, jumlah penumpang KMP Kelud asal Pulau Jawa, Batam dan Tanjung Balai Karimun dan pada umumnya merupakan pemudik Idul Fitri yang tiba di Pelabuhan Belawan sebanyak atau kurang lebih 2.400 orang.

Diperkirakan, puncak arus mudik terjadi Minggu, 3 Juli 2016.

Menurut Kacab Pelni Medan, arus mudik masyarakat asal Batam yang akan merayakan Idul Fitri tahun ini diperkirakan mengalami penurunan sekitar 7 persen karena adanya sejumlah perusahaan yang tidak beroperasi lagi.

Di Bandara Kuala Namu
Sementara saat meninjau Bandara Kuala Namu Erry mengatakan, dari peninjauan yang dilakukan selain kondisi bandara yang sudah lebih baik, sistem airline juga sudah banyak. Namun, tetap saja harus mengedepankan keselamatan penumpang penerbangan.

"Kalau kita lihat kesiapan bandara sudah cukup baik, nanti juga ada tes urin dan tes narkoba yang akan dilakukan terutama kepada pilot pesawat dan kru pesawat juga petugas daratnya. Sampai hari ini kami belum mendapatkan laporan ada kru dan pilot yang terindikasi narkoba, mudah-mudahan sampai hari H dan sesudahnya nanti tidak ada pilot yang menggunakan narkoba, karena kalau ada itu jelas sangat berbahaya sekali terhadap penerbangan," papar Erry sembari meninjau langsung pemeriksaan tes urin di bandara Kualanamu.

Untuk sistem keamanan Bandara juga kata Erry, dari peninjauan yang dilakukan juga sudah baik, sebab ada tiga kali x-tray yang dilakukan mulai dari pintu masuk hingga pintu menjelang keberangkatan. Tentu ini menurutnya sudah melebihi dari standar prosedur, karena biasanya untuk standar hanya dua x-tray saja. "Di sini sudah melebihi standar karena sudah ada tiga kali x-tray yang biasanya itu cukup dua kali saja. Makanya kepada Otorita Bandara sudah saya sampaikan agar dapat mengatur frekuensi penumpang dengan baik, karena dengan banyaknya pemeriksaan tentu akan membuat kemacetan yang panjang makanya harus diperhatikan, apalagi jumlah penumpang sudah lebih meningkat dan puncaknya ini bisa pada H-2 dan H-3," jelasnya.

Kepala BNNP Sumut, Andi Loedianto mengatakan pihaknya sudah melakukan tes urin mulai 24 Juni lalu hingga pasca lebaran nanti untuk jalur darat, udara dan laut. "Kita pantau jalur udara, laut dan udara. Laut dan udara hingga saat ini kita belum ada menemukan petugas yang terindikasi, kalau jalur darat memang ada kita temukan tapi sudah kita laporkan dan sudah langsung ditangani dan langsung diganti sopirnya. Pengawasan tes urin ini sangat ketat kita lakukan setiap personel yang akan berangkat," tegasnya.

Di sisi lain, penumpang yang baru tiba di bandara Kualanamu, Haris, warga Jalan Setia Budi mengaku mudik dari Jember mengatakan kalau harga tiket menjelang lebaran naik drastis, bahkan sampai dua kali lipat. "Saya tadi dari Surabaya ke Jakarta, setelah itu naik pesawat City Link transit di Halim Perdana Kusuma baru ke Kualanamu Medan. Harga tiket dua kali lipat, biasanya paling itu hanya Rp 1,2 juta ini tiket saya tadi Rp2,3 juta. Padahal pesannya juga sudah lama sejak tanggal 2 Juni lalu," ujar Haris.

Dari pantauan wartawan, baik di pelabuhan Belawan dan Bandara Kualanamu sudah terlihat padat. Jika di Bandara Kualanamu penumpang meningkat 26 persen, di pelabuhan Bandar Deli Belawan tercatat untuk H-5 jumlah penumpang diperkirakan mencapai sebanyak 2.426 orang. (A8/A12/q)

SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru