Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Ribuan Pelayat Antar Jenazah Efendi Panjaitan ke Tempat Peristirahatan Terakhir

* Trimedya Panjaitan : Efendi Mata dan Telinga Saya
- Minggu, 14 Agustus 2016 11:00 WIB
1.043 view
Ribuan Pelayat Antar Jenazah Efendi Panjaitan ke Tempat Peristirahatan Terakhir
SIB/Arjuna Bakkara
MELAYAT : Pengurus DPP PDIP Trimedya Panjaitan, Junimart Girsang, Panda Nababan, Sarma Hutajulu SH melayat sekaligus melepas jenazah anggota DPRDSU Efendi Panjaitan di rumah duka di Jalan Bunga Terompet II A Padang Bulan Medan, Sabtu (12/8).
Medan (SIB)- Pelepasan Jenazah anggota DPRDSU dari Fraksi PDIP Efendi Panjaitan dihadiri ribuan orang di kediamannya di Jalan Bunga Terompet II A Padang Bulan Medan,  Sabtu (12/8). Di antaranya terdiri dari keluarga, Ketua DPD Pospera Sumut Liston Hutajulu,  pengurus DPP PDIP, Panda Nababan, Trimedya Panjaitan, Junimart Girsang (Anggota DPR RI), Ketua DPD PDIP Sumut Japorman Saragih, Sekretaris Drs Soetarto MSi, Anggota DPRDSU fraksi PDIP Sarma Hutajulu SH, Brilian Moktar SE MM dan Ketua DPC PDIP Medan Hasyim SE, beserta pengurus lainnya.

Ketua Bidang Hukum HAM dan Perundang-undangan DPP PDIP Trimedya Pandjaitan, dalam sambutannya mengisahkan, Efendi adalah sosok pekerja keras dan membela rakyat terutama buruh. Banyak kesan indah yang ia dapatkan dari Efendi saat aktif sebagai ketua Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Sumut, Hingga akhirnya ia mengajak Efendi Panjaitan ke PDIP dan jadi pengurus PDIP Sumut.

"Banyak sekali kenangan dengan saudara kami ini sejak dia juga aktif sebagai Ketua Walhi Sumut. Sampai dia lupa pada kesehatannya. Beliau ini adalah mata dan telinga saya untuk PDIP di Sumut. Dari dulu dia bekerja keras seperti membela buruh," ujarnya.

Lebih lanjut, Trimedya mengatakan, Efendi tetap berjuang kepada rakyat yang susah. Sehingga, Trimedya mengharapkan supaya anak-anak dan cucu Efendi juga mengikutinya jejak Efendi berjuang untuk orang susah. "Kami sangat akrab dan saya merasa sampai saat ini dia belum meninggal. Kepada keluarga, saya sampaikan agar tidak terlalu khawatir atas kepergian Efendi. Kepada Mega, Bob dan semuanya jangan terlalu khawatir atas kepergian papa. Saya akan tetap ada bersama kalian," ujarnya.

Ketua DPD PDIP Sumut Japorman Saragih, juga menyampaikan hal yang sama. Baginya, Efendi merupakan figur yang baik, sehingga, semua keluarga termasuk menantu dan cucu dapat diharapkan mengikuti jejak dan langkah almarhum Efendy Panjaitan.

Selain itu, kata Japorman, DPD PDIP Sumut tentu akan selalu meneruskan perjuangan Efendi yang selalu berpihak kepada rakyat kecil semenjak dia menjadi aktivis hingga legislatif. Ia mengakui, DPD PDIP Sumut sangat kehilangan sosok Efendi yang berjuang sampai akhir.

Brilian Moktar teman sejawat Efendi selama di Komisi E DPRDSU turut mengisahkan kenangan selama bersama Efendi. Baginya, Efendi adalah sosok yang memperhatikan kepentingan rakyat. "Saya pernah satu komisi di Komisi E. Beliau sangat getol memperjuangkan hak-hak orang miskin,  tenaga kerja terlebih buruh. Tapi sayang, beliau tidak ikut kami sampai akhir. Belum sampai dua tahun beliau sudah dipanggil Tuhan," sebutnya.

Kata Brilian, keluarga besar PDIP sangat kehilangan sosok Efendi Panjaitan. Bahkan, diakunya, tak hanya kader PDIP yang kehilangan, termasuk tenaga pendidik, buruh dan lainnya. "Tak hanya PDIP yang kehilangan beliau. Seperti kita lihat yang hadir kemarin, buruh, tenaga kerja, tenaga pendidik semua hadir. Itu satu contoh beliau telah melaksanakan tugas yang baik selama menjadi anggota dewan," ucapnya.

Menurut seorang keluarga Efendi, Boru Panjaitan, jenazah Efendi dikebumikan  Sabtu sore di Taman Pemakaman Umum di Jalan Abdullah Lubis, usai acara adat. (A22/d)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru