Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

16 Rumah Kontrakan di Sunggal dan 2 Rumah Nelayan di Marelan Terbakar

- Jumat, 16 September 2016 09:00 WIB
162 view
16 Rumah Kontrakan di Sunggal dan 2 Rumah Nelayan di Marelan Terbakar
Medan (SIB)- Sebanyak 16 unit rumah kontrakan jenis semi permanen  terbakar di Jalan Pembangunan, Lingkungan X, Kelurahan Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kamis (15/9). Untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut, pihak Polsek Sunggal masih menunggu hasil dari Lafor Mabes Polri Cabang Medan.

Kepada wartawan, Kapolsek Sunggal Kompol Daniel Marunduri mengatakan, ke-16 rumah kontrakan itu diketahui milik M Sitanggang dan M Naibaho. Untuk rumah kontrakan milik M Sitanggang dihuni Esra br Panjaitan, Suris, Parimala br Hutabarat, Hima Herawafi br Hutabarat, Ibu Cia br Aruan, Apul Simbolon, Toga Sitanggang dan Tiaga Rajen. Sedangkan empat rumah lainnya tak berpenghuni.

Kepada wartawan, saksi salah satu penghuni rumah kontrakan Suris mengatakan, saat itu kepulan asap berasal dari rumah anak pemilik rumah Toga Sitanggang. Melihat api sudah mulai marak, saksi berusaha memadamkan api dengan menyiramkan air dengan ember.

Melihat api semakin membesar dan merembet ke rumah lainnya, saksi meminta bantuan kepada warga sekitar dan selanjutnya menghubungi petugas Dinas Pencegah dan Pemadam Kebakaran Kota Medan.

"Mendapat informasi itu, kami menurunkan anggota di bawah pimpinan Wakapolsek Sunggal AKP Trila Murni ke lokasi untuk melakukan pengamanan," ujarnya.

Untuk memadamkan api, Dinas Pemadam Kebakaran menurunkan 7 armadanya ke lokasi kejadian. Disebutkan, api baru dapat dipadamkan sekira pukul 11.55 WIB. Untuk proses penyelidikan, petugas Unit Reskrim memasang garis polisi (Police Line) di lokasi kebakaran.

Terpisah dua rumah berlokasi di Jalan Young Panah Hijau, Gang Bali Kelurahan Labuhandeli, Kecamatan Medan Marelan dihuni keluarga Ramli (49) dan Rombes (34), Kamis sore (15/9) terbakar.

Dalam kejadian tersebut tidak ada korban jiwa manusia maupun penghuni rumah yang mengalami luka bakar, tetapi hampir seluruh harta benda korban ludes dilalap kobaran api.

Belum diketahui secara pasti penyebab terjadinya kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan, namun keterangan yang dihimpun wartawan dari sejumlah warga di lokasi kejadian menyebutkan, dugaan sementara penyebab kebakaran akibat korsleting listrik.

Waka Polsekta Medan Labuhan, AKP TL Tambunan yang dikomfirmasi wartawan mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terkait penyebab atau asal usul api yang menyebabkan terbakarnya kedua rumah tersebut.(A16/A8/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru