Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Rabu, 08 April 2026

Dari 10 Negara Pasar Utama, Malaysia Dominasi Jumlah Wisman ke Sumut

- Jumat, 23 September 2016 13:54 WIB
332 view
Dari 10 Negara Pasar Utama, Malaysia Dominasi Jumlah Wisman ke Sumut
Medan (SIB)- Dari sepuluh negara pasar utama wisatawan mancanegara (Wisman)  pada Januari-Juli 2016, Malaysia masih mendominasi jumlah wisman  yang datang ke Sumatera Utara yakni  51,12 %.

Hal itu diungkapkan Kepala BPS (Badan Pusat Statistik) Propinsi Sumut Wien Kusdiatmono kepada wartawan, Sabtu siang).

Ia mengatakan,setelah didominasi Malaysia diikuti Singapura 6,01 %, Tiongkok 3,59 %, Belanda 2,29 %, Australia 1,94 %, Jerman 1,69 % ,Amerika Serikat 1,56 %, Inggris 1,52 %, Thailand 1,47 %, dan India 1,11 %.

"Jumlah wisman dari sepuluh negara tersebut 72,30 % dari total kedatangan wisman di Sumut,ujarnya.

Disebutnya,jumlah kedatangan wisman selama Januari-Juli 2016 dari sepuluh negara utama tersebut menunjukkan penurunan dibanding periode  sama tahun sebelumnya.  Persentase penurunan terbesar terjadi pada wisman asal Malaysia sebesar 20,27%. Sedangkan peningkatan terbesar terjadi pada wisman asal Tiongkok sebesar 18,06.

Sementara itu Juli 2016 Jumlah wisman yang berkunjung di Sumut melalui 3 pintu masuk  mencapai 20.524 kunjungan atau naik sebesar 36,06 % dibanding yang datang pada  Juni 2016  mencapai 15.084 kunjungan.

Kenaikan jumlah wisman  Juli 2016 dibanding bulan sebelumnya terjadi di pintu masuk Bandar Udara Kualanamu Internasional sebesar 41,21 % dan melalui pintu masuk Pelabuhan Laut Tanjungbalai Asahan sebesar 128,89 %.

Secara kumulatif, selama Januari-Juli 2016 jumlah wisman  ke Sumut mencapai 117.740 kunjungan atau  menurun 13,00 % dibanding periode sama tahun 2015.  "Penurunan jumlah wisman  terjadi pada semua pintu masuk,ungkap Wien. Persentase penurunan tertinggi terjadi pada pintu masuk Bandar Udara Kualanamu Internasional sebesar 14,32 %, diikuti Pelabuhan Laut Tanjungbalai Asahan  4,84 %, dan Pelabuhan Laut Belawan 4,57%.(A2/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru