Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Jumat, 10 April 2026

Jalanan di Medan Kembali Banjir, Warga Berencana Aksi Demo

- Jumat, 30 September 2016 10:28 WIB
180 view
Jalanan di Medan Kembali Banjir, Warga Berencana Aksi Demo
Medan (SIB)- Sejumlah ruas jalan di berbagai kawasan Medan utamanya Kecamatan Medan Tembung hingga Percut Sei Tuan kembali banjir dengan kedalaman air hampir 1 meter, Kamis (29/9) malam.

Puluhan kendaraan mogok. Selain itu, arus lalulintas mengalami kemacetan cukup panjang. Perabotan dan barang elektronik milik warga banyak yang rusak akibat terkena banjir selama beberapa hari ini. Warga yang kesal rencananya akan menggelar aksi demo di sejumlah lokasi guna menyampaikan aspirasinya.

Pantauan wartawan SIB, sejumlah jalan yang mengalami kebanjiran parah di antaranya Jalan Letda Sujono Kelurahan Bandarselamat, Medan Tembung. Tampak sepedamotor, betor dan mobil yang melintas di lokasi mengalami mogok.

Kasat Lantas Polrestabes Medan Kompol T Rizal Moelana dan anggotanya yang mendapat informasi terjadinya banjir serta banyaknya kendaraan yang mogok turun ke lokasi membantu Kanit Lantas Polsek Percut Sei Tuan AKP Suprihanto dan anggotanya melakukan pengaturan arus lalulintas.

Seorang warga sekitar yang juga membuka usaha tambal ban, Pendi menyesalkan terjadinya banjir selama bertahun-tahun di lokasi. Ia dan warga lain akan melakukan demo terkait banjir yang menjadi langganan itu.

"Usaha tambal ban saya terbengkalai semua, seluruh barang-barang dan peralatan warga pun rusak semua. Saya lihat sudah 4 hari ini proyek pengorekan drainase dilakukan Pemko Medan, namun banjir tetap terjadi. Sia-sia semuanya uang negara itu," ucapnya kesal.

Sementara itu, di Jalan Padang Kelurahan Bantan, Medan Tembung, banjir juga terjadi. Selain kendaraan yang mogok, banyak juga pengendara, khususnya sepedamotor terjatuh dan akhirnya terluka. Penyebabnya lantaran pengendara saat itu melintasi jalan yang berlubanglubang. Banjir juga terjadi di Jalan Elang Ujung, Kecamatan Medan Denai, yang lokasinya bersampingan dengan parit busuk.

Banjir juga terlihat menggenangi kawasan Mandala. Hal sama juga terjadi di berbagai kawasan Medan.

Warga Jalan Rajawali Perumnas Mandala, Fisir Hutabarat (35) mengaku hampir seluruh barang perabotan dan elektronik miliknya rusak akibat terkena air.

"Selama ini rumah saya mengalami banjir. Saya dan warga lainnya sudah kesal dan kami akan melakukan demo terkait banjir ini. Selama ini lingkungan kami tak pernah dipedulikan pemerintah," bebernya. (A17/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru