Medan (SIB) -Kondisi kesehatan, Mu (69) warga Langkat, jemaah haji yang terduga terkena Middle East Respiratory Syndrome Corona Virus (Mers-CoV) sepulang beribadah dari tanah suci, kini semakin memburuk.
"Kondisi kesehatan pasien terus menurun. Sampai saat ini, pasien belum juga sadarkan diri," kata Kasubag Humas RSUP H Adam Malik, Sairi M Saragih MKes kepada SIB di ruang kerjanya, Jumat (30/9).
Bahkan, Sairi menjelaskan, pasien yang selama ini hanya mendapatkan perawatan di ruangan infeksius, segera dipindahkan ke ruang Intensive Care Unit (ICU).
Sairi menerangkan, dalam perawatan di ICU, pasien tetap mendapatkan kontrol aktif dari dokter yang ditunjuk untuk menanganinya. Namun disinggung terkait kabar apakah Mu benar terserang virus Mers-CoV, Sairi dengan tegas membantahnya.
"Bukan terkena Mers-CoV. Justru pasien hanya menderita pneumonia atau peradangan paru, penyakit paru obstruktif kronis beserta Diabetes Melitus (DM). Kalau sudah dibawa ke rumah sakit harus dipercayalah, karena kita yang melakukan observasi," tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Sumut, Drs Agustama Apt MKes menyampaikan pihaknya masih menunggu spesimen pasien yang sudah dikirim ke Balitbangkes Kemenkes di Jakarta untuk menjawab kekhawatiran mereka.
"Kita tunggu saja hasilnya, baru diketahui apakah pasien terkena Virus Mers-CoV atau tidak," katanya. (A18/y)