Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Sabtu, 11 April 2026

Dana Proyek Jalan Nasional di Sumut Berkurang Rp233 Miliar dari Rp2 Triliun

- Selasa, 04 Oktober 2016 12:01 WIB
378 view
Dana Proyek Jalan Nasional di Sumut Berkurang Rp233 Miliar dari Rp2 Triliun
Medan (SIB)- Anggaran untuk pelaksanaan proyek-proyek infrastruktur di Sumatera Utara berkurang sebesar Rp232 miliar dari semula Rp2 triliun lebih, akibat pemerintah memangkas sejumlah sektor pembangunan di APBN.

Namun Kepala BBPJN-I Ir Paul Ames Halomoan Siahaan menyatakan mayoritas pekerjaan infrastruktur berupa proyek-proyek pembangunan atau pengembangan jalan dan jembatan di daerah ini tetap terlaksana sesuai jadwal dan agenda pekerjaan, termasuk proyek-proyek pembangunan di kawasan Danau Toba.

"Alokasi anggaran (dari APBN) untuk pekerjaan infrastruktur di Sumut ini memang berkurang Rp232 miliar, tapi semua pekerjaan yang sudah diagendakan akan tetap dilaksanakan. Tak ada yang ditunda atau dibatalkan, hanya akan terjadi semacam penundaan target pekerjaan. Itu saja, hal lainnya tak ada masalah," ujar Paul Siahaan kepada SIB di kantornya, Kamis pekan lalu (29/9).

Bersama Kepala Bidang Pembangunan Jalan dan Pengujian Ir Jon Sudiman Damanik MM, Paul juga memaparkan progres pembangunan jalan yang akan dan sedang berlangsung di daerah ini di antaranya pembebasan lahan untuk pembangunan jalan under pass Katamso (Titi Kuning) yang masih berkisar 70-an persen akibat kendala instalasi milik PT PLN Kitsbu Sumut, pembangunan jembatan Tano Ponggol di Samosir yang akan dimulai awal 2017 dan juga rencana aks pembangunan infrastruktur kawasan Danau Toba pasca terbitnya Perpres 49 tahun 2016 tentang Otorita Danau Toba.

Selama ini, proyek pembangunan jalan nasional di Sumatera Utara yang bersumber atau dibiayai APBN dengan total nilai hampir Rp2 triliun, tepatnya Rp1.997.574.205 untuk pekerjaan pasca pertambahan jalan nasional sepanjang 382,58 kilometer menjadi 2.632,22 kilometer saat ini, yang meliputi jalan lintas barat 419,4 kilometer, jalan non lintas 315,44 kilometer, jalan lintas tengah 501,28 kilometer, jalan lintas timur 652,71 kilometer dan jalan penghubung lintas 743,39 kilometer, termasuk jalan nasional di kawasan Danau Toba pada ruas jalan lingkar luar Parapat yang sudah dialokasikan pada APBN-P 2015 lalu.

"Salah satu proyek prioritas yang akan dikerjakan di daerah ini adalah pembangunan underpass Titi Kuning atau Katamso. Kendalanya saat ini hanya final pembebasan lahan yang masih berkisar 70-an persen dan adanya kendala dari pihak PLN soal masalah instalasi listrik. Tapi apapun ceritanya, proyek ini akan tetap kita jalankan atau dimulai walau masalah dari PLN itu belum tuntas. Sudah ada aturannya untuk itu," tegas Paul. (A04/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru