Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026
Gelar Konferda 22 Oktober di Medan

PIKI Sumut Ingin Intelektual Kristen Maksimal Menata Kehidupan Berbangsa dan Bernegara

- Kamis, 06 Oktober 2016 16:07 WIB
716 view
PIKI Sumut Ingin Intelektual Kristen Maksimal Menata Kehidupan Berbangsa dan Bernegara
SIB/Wilfrid B Sinaga
FOTO BERSAMA: Ketua Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Sumut Nelson Parapat SH, Penasehat Drs Edward Simanjuntak MM, Drs Gandi Tambunan MS, Wakil Ketua John Eron Lumban Gaol, Dr SB Sitompul, Ketua PIKI Kota Medan Ir Ronald Naibaho MSi, Sekret
Medan (SIB) -Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (PIKI) Sumut mengagendakan Konferensi Daerah (Konferda) di Hotel Danau Toba Internasional Medan, 22 Oktober 2016. Konferda mengagendakan periodesasi kepengurusan dengan penekanan kaderisasi mengingat kepengurusan sekarang terdiri dari para senioren Kristen. "PIKI Sumut ingin intelektual Kristen lebih maksimal mendukung pembangunan, baik yang sudah berjalan maupun untuk masa akan datang seperti pembentukan Provinsi Tapanuli (Protap), Otorita Danau Toba dan apapun yang sifatnya membangun," ujar Ketua DPD PIKI Sumut Nelson Parapat SH.

Penegasan pria yang juga Penanggung Jawab Konferda PIKI Sumut itu disampaikannya, Rabu (5/10) saat beraudiensi ke Kantor Hr SIB yang diterima Wapemred II Drs Proklamasi Naibaho mewakili Pemred GM Immanuel Panggabean BBA dan Staf Redaksi Andreas R Lenore. Dalam pertemuan itu ikut para senioren di antaranya Jhon Eron Lumban Gaol, SE, MSi, Drs Gandhi Tambunan MS, Dr SB Sitompul, politisi muda Kristen yang juga Plt Ketua PIKI Medan Ronald Naibaho, SE, MSi, aktivis dan tokoh Eksponen 66 Sumut Drs Edward Simanjuntak serta Ketua Konferda PIKI Sumut Burhanuddin Rajagukguk dan Sekretaris Jadi Pane.
Nelson Parapat mengatakan, selama menjadi nakhoda PIKI Sumut pihaknya bersama para senioren Kristen jatuh bangun membangun imej positif kekristenan. "PIKI Sumut berharap dengan adanya kaderisasi maka apa yang dirintis selama ini, semakin menuju ke arah positif!"

Jhon Eron Lumban Gaol mengatakan, PIKI didirikan dengan pertimbangan ikut serta membangun bangsa sebagai mitra kritis pemerintah. "Kritis bukan berarti oposisi tapi memosisikan PIKI sebagai think tank, minimal menyumbang konsep pembangunan bangsa sesuai nafas intelektual Kristen," ujar politisi senior dan mantan aktivis tersebut. "PIKI organisasi cendikiawan tertua di tanah air, jadi harus menunjukkan peran yang lebih, khususnya dalam pembangunan dengan kedewasaan jiwa kekristenan!"

Ronald Naibaho mengatakan, PIKI bukan harus hadir secara fisik tapi diwajibkan minimal untuk memberi pemikiran serta sumbangsih guna mempertajam dan mempercepat pencapaian kesejahteraan rakyat. "Organisasi Kristen itu lengkap, sejak dini ikatan pelajar, mahasiswa dan pemuda termasuk wanita dan muaranya adalah PIKI sebagai pemikir," tambah mantan Ketua GAMKI Sumut tersebut.

Sekretaris Panitia Konferda PIKI Sumut Jadi Pane mengatakan, kegiatan digelar sehari penuh, diikuti para pengurus kabupaten kota se-Sumut. "Konferda pun sekaitan dengan konsolidasi organisasi yang diagendakan dibuka Gubsu Ir H Erry Nuradi," jelasnya.

Kegiatan bertema Kebenaran Meninggikan Derajat Bangsa (Amsal 34:14) dan subtema Peran dan Tanggungjawab Intelegensia dalam Membangun NKRI yang Bermartabat dan Berkesejahteraan Rakyat itu, ujar Jadi Pane, didahului dengan kebaktian dengan penyampai firman Ketua Moderamen GBKP. "Sesuai arahan Ketua PIKI Sumut Nelson Parapat, kegiatan dipadatkan dengan penekanan pemberian kualitas," tegas Jadi Pane sambil mengimbau kiranya seluruh warga Kristen yang selama ini mengibarkan panji gereja, berkenan hadir sebagai maksud mempererat kebersamaan.

Proklamasi Naibaho menyambut baik kegiatan dimaksud. Menurutnya, sesuai kebijakan Pemred Hr SIB GM Immanuel Panggabean, seluruh organisasi apalagi yang bervisi misi ikut membangun bangsa, beroleh porsi istimewa dalam pemberitaan sebab tanggung jawab media adalah memberi informasi positif dan sehat pada publik.

Ia meminta PIKI baik Sumut maupun Se-Sumut semakin maksimal berbuat karena selama ini dinilai masih belum seperti yang diharapkan. "Dari daerah kabupaten kota bahkan sama sekali nihil kegiatan sebab Hr SIB pasti memberitakan aktivitas PIKI dari daerah guna sharing dengan aktivis atau pengurus PIKI di daerah lain," ujarnya.

Menutup pertemuan, ia menegaskan Pimpinan Redaksi Hr SIB dan Wakil Pemimpin Umum Hr SIB Ir GM Chandra Panggabean yang berada di luar kota menitip salam. (R9/q)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru