Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Sergai Gelar Karnaval Budaya 2016, Jaga dan Lestarikan Budaya Lokal

- Jumat, 07 Oktober 2016 11:31 WIB
283 view
Sergai Gelar Karnaval Budaya 2016, Jaga dan Lestarikan Budaya Lokal
Sergai (SIB) -Wakil Bupati Serdang Bedagai (Sergai) Darma Wijaya, Kamis (6/10), membuka 'Karnaval Budaya Kabupaten Sergai Tahun 2016', di komplek Replika Istana Sultan Serdang, Kelurahan Melati Kebun, Kecamatan Pegajahan. 

Acara dimeriahkan dengan beragam tari-tarian dari berbagai suku budaya, pameran budaya,  serta perlombaan pawai budaya dengan mengendarai becak hias yang menggunakan pakaian adat seperti adat Batak Toba, Batak Angkola, Batak Karo, Batak Mandailing, Melayu, Jawa, Bali, Tionghoa dan Banjar.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakapolres Sergai Kompol Irma Ginting, ketua TP PKK Ny Hj Marliah Soekirman, Ketua GOPTKI Ny Rosmaida Darma Wijaya, Ketua DWP My Khairani Hadi Winarno, para asisten, kepala SKPD, Camat, BNNK, Kebudayaan, Pemuda dan Olah Raga (Disparbudpora) Sergai, mewakili Dinas Parawisata, Disparbudpora Provsu, rombongan Dinas Parbudpora Kabupaten Aceh Tamiang, Wadah budaya Himasdat, Paguyuban Suko Budoyo serta berbagai wadah budaya yang ada di daerah ini. 

Wabup Darma Wijaya dalam sambutannya mengatakan, semboyan 'Tanah Bertuah Negeri Beradat' bagi Sergai bukan tanpa makna dan kajian. Tanah Bertuah, ujarnya,  dimaksudkan bahwa kita patut bersyukur karena Tuhan telah memberikan tanah yang memiliki manfaat luar biasa besar bagi penghuninya. Kemudian, kekayaan laut dan perikanan, kekayaan perkebunan dan pertanian serta kekayaan destinasi wisata dan masih banyak yang lainnya.

Sedang 'Negeri Beradat', lanjutnya, berarti masyarakatnya yang beradat. Hal ini, dapat dibuktikan dengan keberagaman budaya lokal yang masih terpelihara di antaranya, kegiatan upacara jamu laut, jamu sawah, upacara siraman dan kegiatan budaya lain yang berakar dari kebiasaan masyarakat. "Karenanya, saya minta dinas terkait Disparbudpora supaya dapat menjaga dan melestarikan budaya lokal di daerah ini. Mari kita jaga bersama semua budaya yang merupakan warisan nenek moyang kita," tegasnya.

Sebelumnya, ketua panitia, Searca Agug Nugroho dalam sambutannya yang dibacakan Erwin Rangkuti melaporkan,  tujuan kegiatan ini adalah untuk menggali dan membangkitkan kembali gelora seni budaya tradisional di Sergai serta untuk melestarikan budaya lokal yang keberadaannya hampir punah. Kegiatan ini diikuti 30 peserta yang mewakili beragam seni dan wadah budaya dari 17 kecamatan se-Sergai. (A-26/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru