Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Minggu, 05 April 2026

Warga Minta Izin Pabrik Kelapa Sawit di Serbajadi Sergai Dicabut

- Jumat, 07 Oktober 2016 11:32 WIB
346 view
Warga Minta Izin Pabrik Kelapa Sawit di Serbajadi Sergai Dicabut
Serbajadi (SIB) -Masyarakat tidak pernah merasa meneken persetujuan berdirinya pabrik kelapa sawit (PKS) sebab mereka tahu apa dampaknya terhadap lingkungan, terbukti sudah dialami saat ini, di antaranya sumur warga kekeringan, kebisingan, lingkungan jadi bau dan penyakit ispa melanda warga akibat polusi udara.

Pernyataan tersebut disampaikan seorang pemuka agama Tony Mansyur (65) kepada SIB usai Sholat Jumat di Dusun 2 Desa Karangtengah Kabupaten Sergai, Jumat (30/9). "Dari awal sampai saat ini, yang punya perusahaan belum pernah tatap muka untuk sosialisasi berdirinya PKS terhadap warga sekitar", katanya.

Ia juga kebetulan mengalami sakit ispa yang sudah sebulan tak kunjung baik bersama istrinya. "Lingkungan sekitar setelah beropersi sudah tidak sehat dan diduga sumber penyakit yang menyerang beberapa warga", sebutnya lagi.

Ia juga menceritakan hampir seluruh Dusun 2 menambah kedalaman sumur dari 35 meter menjadi 45 meter akibat kekeringan  sejak beroperasinya pabrik itu.
"Sudah bolakbalik warga berupaya untuk membicarakan tentang kerusakan lingkungan yang ditimbulkan baik melalui mediasi orang tertentu bahkan unjuk rasa namun pemilik perusahaan tidak ada tanda beretika baik kepada warga untuk membicarakan permasalahan terjadi", ucapnya.

Mansur juga menuding limbah PKS dibuang melalui parit efeknya bagi warga Desa Kwalabali, Desa Tanjungarep dan Desa Karangtengah akan bersatu menyampaikan aspirasi akibat kersakan lingkungan yang sudah sangat meresahkan masyarakat.

"Oleh sebab itu mewakili warga dan pemuka agama kami mohon  Bupati Sergai agar mencabut izin atau menutupnya karena sudah merusak lingkungan dan membuat warga mengalami berbagai penyakit bahkan menderita sejak PKS berdiri di zona pemukiman dan bukan zona industri" harapnya.

Camat Serbajadi  menjawab konfirmasi wartawan mengatakan, harus orang ahli yang bisa menjawab tudingan warga tersebut. Ia juga mengatakan, pihak PKS bersedia mendirikan sumur umum untuk memecahkan masalah kekeringan warga.

Manajer PT.MAS Saiful ketika dikonfirmasi SIB melalui telepon selular dan sms tidak merespon. Tetapi saat SIB mengonfirmasi terhadap isu kekeringan sumur, Saiful beberapa waktu lalu sempat mengatakan, semua tim penilai yang turun dari Pemkab Sergai dalam terkait lingkungan hidup menyatakan hasilnya baik dan tidak ada masalah.(JT/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru