Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Hingga Agustus 2016, Sudah 1.139 Warga Jadi Korban DBD di Medan

* Korban Terbanyak di Medan Tuntungan
- Sabtu, 08 Oktober 2016 10:29 WIB
243 view
Hingga Agustus 2016, Sudah 1.139 Warga Jadi Korban DBD di Medan
Medan (SIB) -Selama tahun 2016 sampai Agustus lalu, tercatat 1.139 warga Medan menjadi korban DBD (Demam Berdarah Dengue). Dari jumlah tersebut, 4 orang meninggal dunia. Daerah yang paling banyak menjadi korban DBD adalah Medan Tuntungan, disusul Medan Johor, Medan Sunggal, Medan Denai dan Medan Selayang. 

"Mewabahnya DBD, terutama disebabkan prilaku masyarakat yang hidup kurang bersih," ujar Kadis Kesehatan Medan Drg Usma Polita Nasution melalui Kabid Pengendalian Masalah Kesehatan, Masrita Lumbantobing SKM MKes kepada SIB di ruang kerjanya, Jumat (7/10). Perilaku hidup tidak sehat masyarakat seperti membuang sampah sembarangan sehingga menjadi wadah tampungan air dan sarang nyamuk Aedes Aegypti. 

Larva Aedes Aegypti menjadi nyamuk hanya dalam waktu 4-5 hari. Makanya tidak disarankan melakukan fogging untuk memberantas nyamuk Aedes Aegypti, karena selain tidak akan memberantas nyamuk, juga bisa menyebabkan nyamuk kebal.

Terkait penanganan wabah DBD, Dinkes Medan membuat Protap turun ke rumah korban DBD setelah mendapatkan laporan dari warga melalui hasil laboratorium darahnya. Kemudian melakukan fogging mulai dari rumah korban dan radius 100 meter seputaran rumah korban. Ketika ditanyakan bagaimana maksudnya radius 100 meter, Masrita menyebutkan, 100 meter ke depan, 100 meter ke belakang, 100 meter kiri dan 100 meter kanan rumah korban.

Masrita menegaskan, fogging yang dilakukan anggotanya di Simalingkar B dalam kasus DBD pada Kamis (6/10) belum benar. "Tidak benar sepanjang 100 meter dari kiri ke kanan rumah korban," ujarnya seraya berjanji akan menegur anggotanya yang belum mengerti Protap penanganan DBD yaitu fogging. 

Jadi disarankan kepada warga agar kembali menggiatkan gotong royong untuk PSN (Pemberantasan Sarang Nyamuk) dengan 3 M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur barang-barang yang bisa menjadi sarang nyamuk Aedes Aegypti. Kalau diketahui ada korban DBD, segera melapor ke Kepling setempat agar diteruskan ke Puskesmas untuk dilakukan penanganan," ujarnya mengakhiri. (R20/y)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru