Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

Diduga Sakit, Kacab Farmasi PT San Prima Sejati Tewas di Mobil

- Minggu, 09 Oktober 2016 11:21 WIB
495 view
Diduga Sakit, Kacab Farmasi PT San Prima Sejati Tewas di Mobil
Medan (SIB) -Diduga sakit, seorang Kepala Cabang (Kacab) Farmasi PT Sat Prima Sejati, Daniel Gultom (45) warga Gang Nusa, Jalan Dairi Medan Barat ditemukan tewas di dalam mobilnya  di Komplek MMTC Jalan Selamat Ketaren Desa Medan Estate, Percut Sei Tuan, Kamis (6/10) sore.

Keterangan yang dihimpun SIB di lokasi kejadian, yang pertama kali menemukan jenazah korban adalah pihak security komplek MMTC, Irwansyah, Haris dan Rahim saat berpatroli. Saat melintas di Blok H-I, Irwansyah melihat mobil  Xenia  BK 1987 KJ parkir dan kondisi mesin  menyala. Sedangkan kaca jendela sebelah kanan sedikit terbuka.

Petugas security itu curiga, lalu mendekati mobil tersebut dan mendapati seorang pria tergeletak di bangku sopir. Awalnya para security itu menduga pria tersebut tengah tertidur, dan kemudian berusaha membangunkan korban. Namun berulang-ulang dibangunkan, Daniel tak juga bangun, sehingga para security tersebut semakin curiga.

Selanjutnya ketigas security itu melaporkannya ke rekan mereka yang lain. Sejumlah security yang mendapat laporan itu tiba di lokasi dan kembali membangunkan korban, namun tetap tak juga bangun. Pihak security langsung melaporkannya ke Polsek Percut Sei Tuan. Tak lama polisi dan Tim Identifikasi Polrestabes Medan tiba di lokasi. Lokasi langsung dipadati warga yang mengetahui adanya orang yang tewas di dalam mobil.

Tak lama berselang, istri dan kedua anak korban serta kerabatnya yang mendapat informasi, tiba di lokasi. Istri dan anak-anak korban yang masih kecil-kecil langsung menangis histeris sembari memeluk dan memanggil-manggil korban. Istri korban menyesali sikap warga dan petugas, karena tak membawa Daniel ke rumah sakit guna mendapat pertolongan.

"Suami saya ada mengidap sakit sesak nafas. Kemarin suami saya mengeluh tentang penyakit sesak nafasnya. Saya tak menyangka hari ini suami saya meninggal di dalam mobil,"kata istri korban kepada petugas polisi sembari merangkul kedua anaknya.

Sementara itu, Tulus Pasaribu selaku Sales Meneger dan juga atasan korban saat di lokasi mengatakan, sebelum Daniel tewas, ia sempat menerima pesan singkat (SMS) dari Daniel.

"Pukul 13.00 WIB, saya masih SMS Daniel, meminta korban menjemput saya di satu hotel. Namun saya justru mendapat informasi bahwa korban telah meninggal," ungkap Tulus yang tinggal di Jakarta itu.

Amatan wartawan, istri dan pihak keluarga korban meminta kepada polisi supaya jenazah Daniel tidak dibawa ke rumah sakit untuk divisum. Selanjutnya istri korban membuat surat pernyataan kepada polisi, supaya tidak keberatan dengan kematian korban. Selanjutnya korban dibawa ke rumah duka guna disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Lesman ketika dikonfirmasi mengatakan, korban tewas karena sakit yang dideritanya.(A17/c)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru