Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan
Senin, 06 April 2026

BNNK Deliserdang Gelar Pelatihan TOT Bidang P4GN

- Senin, 10 Oktober 2016 14:22 WIB
274 view
BNNK Deliserdang Gelar Pelatihan TOT Bidang P4GN
SIB/Dok
BERI SERTIFIKAT : Kepala BNNK Deliserdang AKBP Drs Joko Susilo saat memberikan sertifikat pelatihan TOT kepada salah seorang peserta mewakili media, Roni Hutahaean ST selaku wartawan SIB Kabupaten Deliserdang.
Lubukpakam (SIB) -Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deliserdang menggelar pelatihan Training of Trainer (ToT) bidang Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) yang dilaksanakan selama 2 hari yakni 5-6 Oktober 2016 di Hotel Grand Antares, Medan.

Kegiatan itu diikuti 20 orang dari penyuluh Kementerian Agama Islam, Budha, Kristen Deliserdang, penyuluh badan pemberdayaan perempuan dan keluarga berencana Kecamatan Tanjungmorawa, pimpinan HKBP Resort Tanjungmorawa, komunitas masyarakat peduli narkoba, forum kemitraan polisi masyarakat, KNPI Deliserdang dan Komisi Perlindungan Anak Deliserdang.

Tampil sebagai narasumber praktisi kesehatan Sunarto SPsi MPsi, praktisi pendidikan Drs Amhar Nasution dan Juliana Irmayanti Saragih MPsi dan penyuluh narkoba dari BNNP Sumut, AKBP Saudara Sinuhaji.

Kepala BNNK Deliserdang Joko Susilo mengatakan, peran serta masyarakat sangat diharapkan untuk membantu mengkampanyekan bahaya narkoba yang sudah masuk sampai ke tingkat sekolah dan merusak anak-anak pelajar khusunya di Deliserdang.

Bahkan sesuai dengan UU Nomor 35 Tahun 2009 Pasal 106 diperkuat dengan Permendagri No 21 Tahun 2013 bahwa peran serta masyarakat lebih diutamakan untuk membantu penegakan hukum dalam hal memberantas peredaran narkoba yang sudah mencapai tingkat darurat.

"Kami berharap dengan pelatihan ini, masyarakat di lingkungan kerja masing-masing dapat menerapkan ilmu yang akan diberikan oleh narasumber. BNNK Deliserdang tidak mampu bekerja jika tidak didukung masyarakat" tegas Joko.

Praktisi pendidikan Drs Amhar Nasution mengatakan, dari hasil perhitungannya masyarakat Indonesia sebagai pecandu narkoba yang membeli narkotika jenis sabu dan lainnya mencapai Rp6,7 triliun/tahun.

Sumatera Utara merupakan peringkat ke 3 di Indonesia setelah Surabaya dan Bali sebagai penyalahgunaan narkoba, sedangkan untuk kabupaten Deliserdang peringkat ke 2 setelah Medan di Sumatera Utara. "Lebih herannya lagi, narkoba juga sudah masuk sampai ke Masjid, Gereja dan sekolah-sekolah," tegasnya.

Di akhir kegiatan, seluruh peserta menjalani test urine serta mendapat sertifikat yang ditandatangani oleh kepala BNNK Deliserdang. (A24/h)
SHARE:
Tags
komentar
beritaTerbaru